PAMEKASAN – Mulyadi, salah satu pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan kaget bukan kepalang Senin (29/1). Sebab, istri tercintanya, Banowati, 52, ditemukan tak bernyawa dalam kondisi tubuh bersimbah darah.
Informasi yang diterima Jawa Pos Radar Madura (JPRM), sekitar pukul 14.30, Mulyadi pulang kerja. Sesampainya di rumah, dia mengetuk pintu. Namun, berkali-kali mengetuk, tidak ada respons. Padahal, di rumah itu ada istrinya, yakni Banowati.
Khawatir terjadi sesuatu, bapak satu anak itu meminta pertolongan kepada tetangganya untuk memaksa membuka pintu yang tertutup rapat tersebut. Upaya itu berhasil. Pintu bisa dibuka. Kemudian, Mulyadi bersama tetangganya itu masuk.
Di dalam rumah, Banowati ditemukan meninggal dalam kondisi tengkurap di depan kamar mandi. Tubuhnya bersimbah darah. Bercak darah berceceran di lantai dan dinding.
Melihat kondisi tersebut, Mulyadi syok. Sementara tetangganya menghubungi aparat kepolisian untuk melakukan tindakan.
Selang beberapa lama, polisi tiba di tempat kejadian perkara (TKP). Kemudian, polisi melakukan penyelidikan dan membawa korban ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi.
Kasubbaghumas Polres Pamekasan AKP Osa Maliki membenarkan kejadian tersebut. Saat ini polisi melakukan penyelidikan terhadap meninggalnya Banowati. Sejumlah saksi dimintai keterangan.
Osa mengatakan, penyebab kematian belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. ”Kami juga masih menunggu hasil otopsi,” katanya.
Editor : Abdul Basri