Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Urbanisasi Masyarakat Madura

Abdul Basri • Senin, 6 November 2017 | 02:54 WIB
Urbanisasi Masyarakat Madura
Urbanisasi Masyarakat Madura

URBANISASI adalah perpindahan seseorang dari satu tempat ke tempat lainnya yang bersifat berduyun-duyun. Sebagaimana yang telah kita ketahui, jika hal tersebut ditarik terhadap masyarakat Madura sangatlah pas. Tidak sedikit masyarakat Madura yang pindah ke kota-kota atau bahkan ke negara tetangga. Utamanya mereka-mereka yang tinggal di pelosok desa. Namun, apa yang membuat mereka rela meninggalkan tanah kelahiran?


Sebenarnya mereka bisa bertahan di tanah kelahiran apabila bisa, bahkan pandai membaca keadaan di setiap daerah. Ada dua faktor yang membuat mereka melakukan urbanisasi. Yaitu, faktor internal dan eksternal.


Pertama, faktor internal yaitu dalam diri mereka selalu merasa kurang dalam perekonomian. Yaitu, terlalu pandainya mereka bersosial antar sesama. Dalam hal ini, ”pandai bersosial mencari utang”.


Jika mereka telah menumpuk utang, jalan terakhir dalam pandangan mereka hanya kabur atau pindah daerah untuk bekerja sebagai cara agar utangnya dapat lunas. Dari segi pendidikan pun masyarakat Madura mungkin sangat minim. Kebanyakan mereka tidak melaksanakan studi mereka secara maksimal. Karena orang-orang awam di Madura berpegang teguh pada al- ilmu nurun. Tetapi, mereka tidak mengartikan nurun sebagai cahaya, melainkan nurun adalah ”menurun” secara keturunan.


Mereka pesimistis dalam mencari ilmu jika mereka bukan keturunan orang berderajat atau orang terpandang. Jika misalnya masyarakat Madura berpegang teguh pada pendapat yang menyatakan bahwa ”jika ilmu didapat, maka harta akan ikut serta”. Dan jika harta didapat, ilmu tidak sendirinya menyertai”, mereka semua tidak akan susah payah untuk menggapai kata sukses meskipun memang proses untuk sukses itu lama.


Jika kita teropong dari faktor eksternal, urbanisasi terjadi karena kepandaian politik kaum kapitalis yang ingin menguasai Madura. Sebab, pulau ini memiliki sumber daya alam (SDA) yang melimpah dan masyarakat Madura sendiri tidak bisa menguasai secara maksimal.


Maka dari itu, sedikit demi sedikit kaum kapitalis memaksa masyarakat Madura lewat akal agar tidak betah di daerah sendiri. Contohnya adalah, masuknya barang-barang elektronik yang semakin canggih dan semakin mahal. Untuk mendapatkannya, masyarakat Madura harus mengeluarkan banyak biaya. Lalu, mereka pindah karena ekonomi yang tidak memadai. Akhirnya, kaum kapitalis pun sukses menguasai Madura.


Oleh sebab itu, kita sebagai masyarakat Madura harus sadar dan menyadari agar bangkit dan tidak bergantung pada orang lain. Dengan begitu, bisa membuat Madura semakin jaya dengan cara memanfaatkan secara maksimal peluang yang ada. Juga membaca keadaan di Madura sendiri dengan amat baik. Salam settong dhara! 


 


*)Alumnus MI dan MTs Miftahul Ulum. Bernaung di PP Annuqayah Lubangsa. Aktivis Komunitas Persi-Iksabad.


 

Editor : Abdul Basri