Terharu Maskina Jualan Pakai Seragam Partai, Said Abdullah Bantu Modal Usaha

Dafir. • Dipublikasikan Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:12 WIB
Maskina, 40, warga Dusun Tanah Lese, Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Sumenep, membantu istrinya berjualan di warung.
Maskina, 40, warga Dusun Tanah Lese, Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Sumenep, membantu istrinya berjualan di warung.

SUMENEP – Seragam partai belum berganti, pekerjaan mencari nafkah sudah menanti. Usai mengikuti kegiatan PDI Perjuangan, Maskina, 40, warga Dusun Tanah Lese, Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Sumenep, kembali membantu istrinya berjualan di warung. Momen sederhana itulah yang menyentuh hati MH Said Abdullah, anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur XI (Madura).

Kepedulian itu berbuah bantuan modal usaha. Said Abdullah mengamanahkan timnya untuk menyerahkan bantuan kepada Maskina agar warung yang dikelola bersama keluarganya bisa berkembang.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh tim Said Abdullah di warung milik Maskina, Minggu (18/10). Bantuan itu diharapkan bisa menambah modal sekaligus memperkuat usaha keluarga kecil tersebut.

Tenaga Ahli MH Said Abdullah, Moh Fauzi, mengatakan, perhatian itu bermula ketika Said menerima foto Maskina yang masih mengenakan seragam PDI Perjuangan saat membantu istrinya berjualan.

“Awalnya, beliau menerima kiriman foto Pak Maskina yang masih mengenakan seragam partai. Setelah mengikuti kegiatan, beliau langsung kembali berjualan di warung untuk membantu keluarganya,” kata Fauzi saat menyerahkan bantuan.

Menurut Fauzi, momen tersebut menjadi gambaran tentang kegigihan Maskina dalam menjalankan tanggung jawabnya. Di satu sisi, dia aktif mengikuti kegiatan partai. Di sisi lain, dia tetap berjuang memenuhi kebutuhan keluarga.

Said Abdullah kemudian meminta timnya menyampaikan bantuan sebagai tambahan modal usaha bagi Maskina.

“Ini merupakan bentuk empati dan kepedulian beliau kepada Pak Maskina. Semoga bantuan ini bisa menjadi modal untuk mengembangkan usaha warungnya sehingga ke depan semakin maju,” ujar Fauzi.

Bagi Maskina, bantuan itu datang sebagai kejutan yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Dia mengaku terharu sekaligus bersyukur atas perhatian yang diberikan Said Abdullah kepada dirinya dan keluarga.

“Terima kasih banyak kepada Pak Said Abdullah yang sudah memberikan bantuan kepada saya dan keluarga. Saya tidak menyangka akan mendapatkan bantuan ini,” ungkap Maskina.

Pria berusia 40 tahun itu menuturkan, selama ini dirinya berusaha menghidupi keluarga melalui dua pekerjaan, yakni menjahit dan berjualan di warung bersama istrinya. Keduanya dijalani sebagai ikhtiar untuk menjaga dapur keluarga tetap mengepul.

Karena itu, bantuan modal tersebut memiliki arti tersendiri baginya. Bukan semata-mata tambahan uang untuk usaha, melainkan juga suntikan semangat agar tetap tekun bekerja.

“Bantuan ini tentu akan saya manfaatkan sebaik mungkin untuk mengembangkan warung. Bagi saya, ini adalah amanah yang harus dijaga dan digunakan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya. (*)

Editor : Dafir.
said abdullah pdi perjuangan