UTM Raih Paten Sederhana Inovasi Komposisi Pakan Ternak Ruminansia

Anis Billah • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 13:12 WIB
APRESIASI: Menkum RI Dr. Supratman Andi Agtas, S.H., M.H. saat menyerahkan sertifikat paten di Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya, pada Kamis, (17/9)
APRESIASI: Menkum RI Dr. Supratman Andi Agtas, S.H., M.H. saat menyerahkan sertifikat paten di Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya, pada Kamis, (17/9).
SURABAYA, RadarMadura.id — Universitas Trunojoyo Madura (UTM) kembali menorehkan capaian dalam bidang inovasi dan kekayaan intelektual melalui invensi berjudul “Komposisi Pakan Ternak Ruminansia Berbasis Odot, Jagung, dan Leguminosa” yang telah dinyatakan dapat diberi Paten Sederhana oleh Kementerian Hukum Republik Indonesia.

Invensi tersebut tercatat dengan Nomor Permohonan S00202601884, tanggal penerimaan 24 Februari 2026, dengan Universitas Trunojoyo Madura sebagai pemohon. Capaian ini menjadi bagian dari upaya UTM dalam mendorong hasil penelitian dan inovasi agar tidak berhenti pada aspek akademik, tetapi dapat memperoleh perlindungan kekayaan intelektual serta dikembangkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Penyerahan sertifikat paten diberikan langsung oleh Menteri Hukum Republik Indonesia - Dr. Supratman Andi Agtas, S.H., M.H. yang dilaksanakan dalam kegiatan “What’s Up Campus Calls Out” (WCCO) yang diselenggarakan oleh Kementerian Hukum Republik Indonesia dengan tema “Masa Depan Indonesia: Dari Inovasi Menuju Kedaulatan”. Kegiatan tersebut berlangsung di Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya, pada Kamis, 17 September 2026 dan dihadiri oleh para inventor dari berbagai perguruan tinggi yang mendapatkan kesempatan untuk menerima sertifikat paten.

Capaian paten ini merupakan buah dari kolaborasi lintas keilmuan dan sektor yang melibatkan lima inventor, yakni Andrie Kisroh Sunyigono, S.P., M.P., Ph.D., Prof. Bambang Suwignyo, S.Pt., M.P., Ph.D., Sri Ratna Triyasari, S.P., M.P., Khamdi Mubarok, S.T., M.Eng., dan Ananda Fatkhuliatul Fatikha, A.Md. Kolaborasi tersebut mengintegrasikan berbagai perspektif keilmuan untuk menghasilkan inovasi pakan ternak yang tidak hanya memiliki nilai kekayaan intelektual, tetapi juga berpotensi dikembangkan dan dimanfaatkan secara lebih luas di sektor pertanian.

Inovasi Berbasis Potensi Lokal

Invensi “Komposisi Pakan Ternak Ruminansia Berbasis Odot, Jagung, dan Leguminosa” merupakan inovasi yang mengembangkan formulasi pakan ternak ruminansia dengan memanfaatkan bahan baku lokal dan sumber daya pertanian yang tersedia di lingkungan masyarakat.

Pengembangan inovasi ini menjadi salah satu bentuk kontribusi UTM dalam mendukung penguatan sektor peternakan melalui pemanfaatan sumber daya lokal dan pengembangan teknologi tepat guna. Perlindungan melalui Paten Sederhana juga memberikan landasan bagi pengembangan dan hilirisasi inovasi pada tahap berikutnya.

Tujuan Pengembangan Inovasi

Pengembangan invensi ini ditujukan untuk menghasilkan alternatif formulasi pakan ternak ruminansia yang berbasis bahan baku lokal, mendukung pemanfaatan sumber daya pertanian secara lebih optimal, serta mendorong terciptanya inovasi yang dapat diaplikasikan pada sektor peternakan. Selain itu, invensi ini menjadi bagian dari upaya UTM dalam memperkuat hilirisasi hasil penelitian sehingga inovasi yang dihasilkan sivitas akademika dapat berkembang menjadi solusi yang memiliki manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat, khususnya peternak.

Andrie Kisroh: Apresiasi untuk Universitas Trunojoyo Madura

Mewakili tim inventor, Andrie Kisroh Sunyigono, S.P., M.P., Ph.D. menyampaikan apresiasi atas fasilitasi dan dukungan yang diberikan sehingga inovasi tersebut dapat memperoleh perlindungan kekayaan intelektual.

"Capaian ini merupakan hasil dari kerja sama dan kolaborasi tim inventor serta dukungan Universitas Trunojoyo Madura dalam mendorong budaya inovasi dan perlindungan kekayaan intelektual. Sertifikat paten ini kami terima sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan hasil penelitian agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, capaian tersebut bukan semata-mata pencapaian individu inventor, tetapi merupakan prestasi yang dipersembahkan untuk Universitas Trunojoyo Madura.

"Kami mempersembahkan capaian ini untuk Universitas Trunojoyo Madura. Semoga paten ini menjadi bagian dari kontribusi UTM dalam menghasilkan inovasi yang berangkat dari kebutuhan dan potensi lokal, sekaligus menjadi motivasi bagi dosen dan mahasiswa untuk terus menghasilkan karya yang dapat dilindungi dan dikembangkan," terangnya.

Dari Inovasi Menuju Kedaulatan

Paten sederhana “Komposisi Pakan Ternak Ruminansia Berbasis Odot, Jagung, dan Leguminosa” menjadi salah satu bukti bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghasilkan solusi berbasis pengetahuan untuk menjawab persoalan sektor pertanian dan peternakan.

Melalui semangat “Masa Depan Indonesia: Dari Inovasi Menuju Kedaulatan”, Universitas Trunojoyo Madura berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya inovasi yang berangkat dari potensi lokal, dilindungi sebagai kekayaan intelektual, dan selanjutnya dihilirkan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung kemandirian sektor pertanian Indonesia. (*/bil)

Editor : Anis Billah
kementerian hukum RI paten sederhana utm inovasi