Enam IKM Gagal Tembus Pasar Ekspor, Pengiriman Barang ke Maldives Mulai 21 September

Hera Marylia • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 09:05 WIB
PRODUK: Petugas Diskopindag Sampang saat membersamai IKM dalam proses pembimbingan kontrak di Export Center Surabaya Kamis (10/9). (DISKOPINDAG UNTUK JPRM)
PRODUK: Petugas Diskopindag Sampang saat membersamai IKM dalam proses pembimbingan kontrak di Export Center Surabaya Kamis (10/9). (DISKOPINDAG UNTUK JPRM)

SURABAYA, RadarMadura.id Sejumlah produk hasil industri kecil menengah (IKM) di Kabupaten Sampang berhasil menembus pasar ekspor negara Maldives.

Hasilnya ada 10 IKM yang terpilih saat kurasi. Namun dari puluhan IKM, yang diterima hanya empat pelaku usaha.

Pejabat Fungsional Penyuluh Perindag Diskopindag Sampang Muhammad Irwan Ferdiawan menyampaikan, penjaringan IKM untuk masuk ke pasar ekspor saat ini memasuki tahap akhir.

Yakni tahap kelengkapan administrasi untuk legalitas produk IKM.

"Setelah dicek persyaratannya banyak yang tidak lolos," katanya Rabu (9/9).

Dijelaskan, bahwa enam IKM yang tidak lolos karena administrasinya tidak sesuai persyaratan.

Di antaranya, sertifikat kelayakan pengolahan (SKP) yang belum keluar dan legalitas Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang bermasalah.

"Jadi berkas mereka tidak lengkap dengan senggan waktu yang ditentukan," tambahnya.

Sementara, empat IKM yang lolos saat ini sedang tahap pendampingan tanda tangan kontrak.

Yakni dibantu oleh Export Center Surabaya (ECS) Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag RI untuk persiapan memorandum of understranding (MoU) dengan negara maldive.

"Selanjutnya, uang mukanya bisa segera dicairkan," ungkapnya.

Beberapa produk yang lolos dan akan dikirim ke Maldives berupa makanan dan minuman (mamin).

Di antaranya snack stik singkong, minuman herbal, sambel cumi dan teri. Serta kopi rempah Madura dengann branding cabai jamu.

"Nanti berapa produk yang menentukan pihak Maldive," ungkapnya.

Menurutnya, jadwal penandatanganan kontrak akan dilakukan Selasa (15/9).

Sedangkan pengiriman barang akan dijadwalkan satu pekan setelahnya atau pada Senin (21/9). 

"Kita memfasilitasi pendampingan sampai penandangan kontrak selesai," pungkasnya. (ay/yan)

Editor : Hera Marylia
Export Center Surabaya empat IKM Diskopindag Sampang tidak lolos Pasar Ekspor