Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Asah Jiwa Bisnis Siswa Sejak Dini, FIES Sumenep Sukses Gelar Market Day

Dafir. • Kamis, 30 April 2026 | 19:08 WIB
Siswa Fathimah International Elementary School (FIES) Sumenep saat berjualan di halaman sekolah.
Siswa Fathimah International Elementary School (FIES) Sumenep saat berjualan di halaman sekolah.

SUMENEP – Kreativitas siswa Fathimah International Elementary School (FIES) Sumenep diuji lewat kegiatan Market Day, Kamis (30/4). Mengusung tema “Pangan Lokal, Tubuh Sehat, Indonesia Hebat”, kegiatan ini berlangsung meriah meski diguyur hujan sejak pagi.

Sejak pukul 07.00, halaman sekolah sudah dipenuhi stan-stan sederhana yang dikelola siswa tiap kelas. Mereka menjajakan beragam produk olahan pangan lokal. Mulai dari olahan umbi-umbian, buah-buahan, jajanan tradisional, hingga makanan berbahan dasar beras.

Kegiatan ini menjadi bagian pembelajaran kontekstual yang mengasah life skills siswa. Tidak hanya teori, siswa langsung mempraktikkan proses jual beli. Mereka belajar menentukan harga, menawarkan produk, melayani pembeli, hingga menghitung hasil penjualan.

“Anak-anak dilatih mandiri dan bertanggung jawab. Mereka juga belajar kerja sama dan komunikasi,” ujar Principal FIES Sumenep Rate Seftinindias Dwi Kumala, M.Pd.

Siswa Fathimah International Elementary School (FIES) Sumenep.
Siswa Fathimah International Elementary School (FIES) Sumenep.

Menurutnya, Market Day rutin digelar setiap semester. Tujuannya untuk menanamkan jiwa kewirausahaan sejak dini. Selain itu, kegiatan ini juga mengenalkan pentingnya konsumsi pangan lokal sehat.

Pembagian produk disesuaikan tingkat kelas. Kelas 1 fokus pada olahan umbi-umbian, kelas 2 berbahan buah, kelas 3 jajanan tradisional, dan kelas 4 olahan beras.

Meski hujan turun, antusiasme siswa tidak surut. Mereka tetap semangat menawarkan dagangan kepada teman, guru, hingga wali murid yang hadir.

Tak hanya jual beli, kegiatan ini juga diisi Festival Budaya. Seluruh siswa mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Hal itu sebagai bentuk penguatan karakter dan kecintaan terhadap budaya lokal.

Menariknya, sekolah juga menanamkan kepedulian lingkungan. Siswa diajak mengurangi penggunaan plastik sekali pakai selama kegiatan berlangsung.

Sebelum hari pelaksanaan, siswa telah melalui beberapa tahapan. Mulai dari sosialisasi, pengenalan bahan, hingga praktik membuat produk yang akan dijual. Setelah kegiatan, mereka juga mengisi lembar refleksi untuk memahami proses wirausaha secara menyeluruh.

“Ini bukan sekadar jualan, tapi pembelajaran utuh dari perencanaan hingga evaluasi,” tambahnya. (*)

Editor : Dafir.
#FIES #peserta didik #sekolah #internasional