Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Owner FIES Beri Modal Ternak Ayam untuk Wali Murid, Dorong Ekonomi Berbasis Sekolah

Dafir. • Selasa, 24 Maret 2026 | 22:44 WIB
PEDULI PENDIDIKAN: Owner FIES Sumenep MH Said Abdullah memberikan arahan di depan ratusan wali murid FIES Sumenep.
PEDULI PENDIDIKAN: Owner FIES Sumenep MH Said Abdullah memberikan arahan di depan ratusan wali murid FIES Sumenep.

SUMENEP – Fathimah International Elementary School (FIES) Sumenep menggelar Halal Bihalal sekaligus penandatanganan kerja sama program ternak ayam bersama wali murid, Selasa (24/3). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Auditorium Abdullah Syeichan Baghraf itu menjadi langkah awal penguatan pemberdayaan ekonomi berbasis sekolah.

Owner FIES Sumenep MH Said Abdullah menegaskan, bahwa program tersebut bertujuan memperkuat rasa memiliki antara wali murid dan sekolah. Menurutnya, orang tua dan siswa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keluarga besar FIES.

“Bapak ibu telah memberikan kepercayaan kepada kami. Kami punya kewajiban mengantarkan putra-putri kita menggapai cita-citanya,” ujarnya di hadapan ratusan wali murid.

Dia juga menegaskan komitmen FIES sebagai sekolah internasional yang tidak memungut biaya pendidikan. Langkah tersebut diambil untuk memastikan seluruh anak di Sumenep mendapatkan akses pendidikan yang layak dengan fasilitas memadai.

Penandatanganan.
Penandatanganan.

Saat ini, FIES tengah membangun 18 ruang kelas baru untuk jenjang SD serta menyiapkan pembangunan gedung SMP. Hal itu dilakukan seiring meningkatnya minat masyarakat.

“Kami ingin siswa FIES memiliki bekal pengetahuan yang kuat dan mampu berdikari, bahkan melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri,” tegas anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Sementara itu, Ketua Yayasan Fathimah Binti Said Gauzan, Hilmy Gauzan, M.Kom menyampaikan, bahwa program ternak ayam ini diharapkan menjadi embrio ekosistem ekonomi sekolah yang berkelanjutan.

“Jika dikelola dengan baik, program ini tidak hanya membantu ekonomi keluarga siswa, tapi juga mendukung pengembangan sekolah,” katanya.

Penasehat Komite FIES Sumenep, Abrari, M.Psi menjelaskan, skema program tersebut. Setiap wali murid menerima bantuan modal sebesar Rp 600 ribu untuk membeli satu ayam jantan dan tiga ayam betina sebagai bibit awal.

 

Kerja sama ini berlaku selama siswa masih menempuh pendidikan di FIES. Para wali murid juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai bentuk komitmen menjalankan program secara berkelanjutan.

“Setiap enam bulan, wali murid wajib menyetorkan satu ekor anak ayam kepada sekolah,” jelasnya.

Principal FIES Sumenep Rate Saftinindias Dwi Kumala, M.Pd menambahkan, bahwa program tersebut tidak hanya berdampak pada ekonomi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran berbasis praktik bagi siswa.

Anak ayam yang disetorkan nantinya akan dikelola sekolah dalam program edufarm yang melibatkan siswa secara langsung.

“Program ini kami rancang untuk menanamkan jiwa kewirausahaan sejak dini. Jadi, siswa tidak hanya belajar teori, tapi juga praktik,” tandasnya. (*)

Editor : Dafir.
#Said Abdillah #pendidikan #banggar dpr ri #sekolah internasional