MADURA, RadarMadura.id – Layanan penukaran uang kertas baru jelang peringatan Hari Raya Idul Fitri di Madura makin menjamur.
Karena itu, aparat kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada dengan peredaran uang palsu.
Kapolres Sampang AKBP Hartono melalui Kasihumas Ipda Andi Amin mengatakan, penukaran uang baru dilakukan oleh warga untuk kebutuhan bagi-bagi rezeki pada hari raya.
Tapi, dia mengingatkan warga untuk tetap waspada.
”Kami minta tetap hati-hati saat melakukan penukaran uang baru. Mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Menurut Andi, pelaku kejahatan akan memanfaatkan kesempatan untuk melancarkan aksi jahatnya.
Karena itu, semua pihak harus berkontribusi untuk menjaga kondusivitas Sampang jelang Lebaran.
”Untuk mengamankan perayaan Hari Raya Idul Fitri, kami sudah mendirikan beberapa posko dan menyiagakan ratusan personel,” ujarnya.
Ariadi, warga Jalan Mayjen Sungkono, Bangkalan, mengatakan, dia membuka layanan penukaran uang kertas baru sejak Kamis (27/3).
Dia menyediakan layanan penukaran uang kertas baru pecahan Rp 1.000 hingga Rp 20.000.
”Setiap menukar uang kertas baru, dikenai biaya jasa,” katanya.
Baca Juga: Kejari Sampang Nyatakan P19 pada Berkas Kasus Pembunuhan Warga Desa Tebanah
Hermanto, warga lainnya yang ditemui Jawa Pos Radar Madura (JPRM) merasa sangat terbantu dengan adanya layanan penukaran uang kertas baru tersebut.
Sebab, tidak perlu melakukan penukaran di kantor perbankan.
”Meski biaya jasanya mahal, namun sangat membantu,” terang warga Kelurahan Pengeranan, Bangkalan, tersebut. (bai/din/yan)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti