BANGKALAN, RadarMadura.id - Arief M. Edie tidak pernah bermimpi menjadi Pj bupati Bangkalan. Namun, takdir membawanya ke ujung barat Pulau Garam.
Saat jabatan kepala daerah definitif berakhir, Kepala Biro Administrasi Hukum, Kepegawaian, dan Humas IPDN tersebut didapuk menjadi seorang penjabat (Pj).
”Saya bangga menjadi bagian dari masyarakat Madura, khususnya Bangkalan,” ujarnya.
Masyarakat Madura tidak seperti kebanyakan yang orang nilai di luaran.
Sebab, orang Madura merupakan masyarakat yang humanis, murah senyum, dan memiliki ikatan kekeluargaan yang sangat kuat.
Semua itu menjadi modal berharga untuk Madura lebih maju ke depan.
”Di mana pun saya berada selalu dipanggil Pak Pj. Mau di Bandara, Jakarta, maupun Bandung. Termasuk saat ada di Kalimantan,” katanya.
Arief berterima kasih kepada seluruh masyarakat Madura, khususnya Bangkalan yang mendukung tugas-tugasnya selama menjadi Pj bupati.
Meskipun tidak semua masyarakat puas dengan kinerjanya selama ini.
Namun yang pasti, pihaknya sudah sepenuh hati memberikan yang terbaik untuk masyarakat Bangkalan.
”Kami ingin membangun semua yang diharapkan masyarakat, tapi anggaran tidak memungkinkan. Sementara saya tidak memiliki uang dan mencetak uang sendiri,” katanya. (jup)
Editor : Fatmasari Margaretta