Kalila Ayudya Inara Mengukir Prestasi sejak Usia Belia lewat Dunia Pageant dan Fashion, Dari Sampang

Amin Bashiri • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 10:11 WIB
PERCAYA DIRI: Kalila Ayudya Inara saat tampil di Jember Fashion Carnaval (25/7).
PERCAYA DIRI: Kalila Ayudya Inara saat tampil di Jember Fashion Carnaval (25/7).

SAMPANG, RadarMadura.id – Kemampuan seseorang dalam meraih prestasi tidak selalu bisa diukur dari usia dan pengalaman. Seperti Kalila Ayudya Inara yang menunjukkan bakatnya di dunia pageant dan fashion sejak masih duduk di bangku kelas I SD. Bahkan, penampilan perdananya langsung mengantarkannya menjadi juara.

Anak yang akrab disapa Kalila itu merupakan putri pertama pasangan Firza Ardiansyah dan Dwi Kamilatul Maqdalena. Bakat dan prestasinya sebenarnya sudah terlihat sejak duduk di taman kanak-kanak (TK).

Dia memiliki kemampuan public speaking berbahasa Inggris dan kepercayaan diri yang tinggi. Kemampuannya juga membawanya meraih sejumlah prestasi di bidang akademik hingga saat ini (lengkapnya lihat grafis).

"Saat itu, ketika saya melihat ada potensi, saya masukkan dia ke pelatihan model di Sampang. Waktu itu usianya belum genap tujuh tahun," kata Dwi Kamilatul Maqdalena, ibu Kalila, Sabtu (1/8).

Setelah menjalani pelatihan selama sekitar satu tahun, tepat di usia delapan tahun, Kalila ditunjuk mengikuti ajang Putri Kebaya tingkat Jawa Timur. Tidak disangka, ajang pertama yang diikutinya pada 2023 tersebut langsung membuahkan hasil. Kalila berhasil meraih juara tiga dan mengantarkannya menuju panggung tingkat nasional.

"Saat proses seleksi tingkat nasional, Kalila mewakili Jatim. Dia digembleng dengan latihan setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu," tambahnya.

Di tingkat nasional, Kalila meraih penghargaan best performance dalam ajang Puteri Kebaya Nasional. Penghargaan tersebut diraih berkat kemampuan public speaking, catwalk, dan storytelling yang dimilikinya. Kemampuan itu dinilai luar biasa karena dari puluhan peserta, Kalila merupakan salah satu peserta termuda.

"Dari situ Kalila mulai dikenal oleh para desainer. Dia kemudian dinobatkan menjadi ikon Little Miss Glam Indonesia sampai saat ini," ungkapnya.

Meski telah meraih sejumlah prestasi, Kalila tidak mudah berpuas diri. Dia terus mengasah kemampuannya dengan mengikuti pelatihan public speaking dan talent. Kesempatan terbaru datang ketika dia mendapat undangan dari seorang desainer ternama untuk tampil dalam Jember Fashion Carnaval (JFC) pada Juli lalu.

"Di tingkat Madura, hanya Kalila yang tampil sebagai peserta. Berbeda dengan sebelumnya, ketika hampir semua daerah juga tampil," paparnya.

Menurut Dwi, bakat yang dimiliki putrinya yang kini berusia 10 tahun tersebut merupakan bagian dari karakter Kalila. Sebagai orang tua, dia memberikan dukungan penuh terhadap potensi yang dimiliki putrinya. Namun, Kalila tetap diberi ruang untuk tumbuh dan berkembang sebagai anak.

ANGGUN: Kalila Ayudya Inara saat menjadi Little Miss Glam Indonesia beberapa waktu lalu.
ANGGUN: Kalila Ayudya Inara saat menjadi Little Miss Glam Indonesia beberapa waktu lalu.

"Saya dukung karena saya melihat dia punya kepercayaan diri. Di Sampang juga jarang ada anak yang seperti itu, jadi kami support," pungkasnya.

Pengalaman Kalila Ayudya Inara atau yang akrab disapa Kalila di dunia pageant dan fashion tidak membuatnya sombong. Dari sederet prestasi yang telah diraihnya, dia justru ingin memotivasi teman-teman sebayanya agar tidak malu berproses dan tidak takut gagal.

Kalila Ayudya Inara mengaku bangga bisa terpilih menjadi salah satu model cilik. Apalagi, desainer yang mengajaknya tampil merupakan desainer ternama. Kesempatan tersebut juga membuatnya bisa tampil bersama model-model profesional.

"Ada suatu kebanggaan tersendiri mengenakan baju karya desainer Kak Ronie yang tampil di event besar bersama Puteri Indonesia, penyanyi, dan aktris lokal maupun luar negeri," katanya Sabtu (1/8).

Perasaan itu dirasakan Kalila saat tampil dalam Jember Fashion Carnaval (JFC). Baginya, kesempatan tersebut sangat berharga karena bisa tampil dalam salah satu event terbaik di Indonesia. Selain itu, persiapan yang matang juga menjadi bagian dari upayanya membentuk personal branding.

Dari pengalaman tersebut, Kalila berpesan kepada teman-teman sebayanya agar tidak mudah putus asa dalam berkarya. Dia berharap anak-anak muda berani mencoba dan terus mengembangkan kemampuan.

"Pesan untuk anak-anak muda sekarang, jangan malu untuk mencoba dan berkarya. Jangan takut gagal," pungkasnya. (ay/han)

Editor : Amin Bashiri
sampang nasional fashion