Hilangkan Beban Pikiran dengan Berolahraga, Upgrade Aksesori untuk Menjaga Konsistensi

Amin Basiri • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 14:28 WIB
SEHAT: Kanit PPA Satreskrim Polres Sampang Ipda Poundra Kinan Aditama joging bersama buah hatinya di Jalan KH Wahid Hasyim, Alun-Alun Trunojoyo Sampang.
SEHAT: Kanit PPA Satreskrim Polres Sampang Ipda Poundra Kinan Aditama joging bersama buah hatinya di Jalan KH Wahid Hasyim, Alun-Alun Trunojoyo Sampang.

SAMPANG, RadarMadura.is – Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi potensi stres. Salah satunya dengan rutin berolahraga rutin.

Cara itu diterapkan Kanit PPA Satreskrim Polres Sampang Ipda Poundra Kinan Aditama.

Olahraga yang paling sering dilakukan anggota Polri dengan pangkat satu balok emas di pundaknya itu adalah jogging atau lari santai.

Kebiasaan tersebut dia lakukan sejak 10 tahun lalu untuk mengisi waktu senggangnya.

”Kebiasaan lari saya lakukan setiap pagi. Sedangkan saat ada tugas kantor yang berlangsung hingga sampa larut malam, saya biasanya lari sore hari,” katanya.

Suami Fertica Doures itu mengaku menjadikan lari santai sebagai obat untuk menghilangkan beban pikiran. Meskipun, dulunya lari jarang disukai masyarakat.

Tetapi, kini telah menjadi kebutuhan dan gaya hidup yang cukup tren di tengah masyarakat, termasuk di Kabupaten Sampang.

SEJALAN: Poundra Kinan Aditama bersama istrinya berlari bersama pada Surabaya Event di Jalan Panglima Sudirman, Surabaya.
SEJALAN: Poundra Kinan Aditama bersama istrinya berlari bersama pada Surabaya Event di Jalan Panglima Sudirman, Surabaya.

Poundra Kinan Aditama awalnya hanya menjadikan lari sebagai olahraga biasa. Seiring berjalannya waktu, dia menyukai olahraga santai tersebut. Sehingga, berbagai perlengkapan lari kini mulai menghiasai lemari rumahnya.

”Dengan membeli peralatan olahraga, saya lebih semangat berlari,” ujarnya.

Ayah dari El Tisha Anindya Kinan dan Zafran Arsyanendra Kinan itu mengaku memiliki cara tersendiri agar tidak bosan dalam menjaga hobinya.

Salah satunya, di-support dengan meng-upgrade perlengkapan olahraganya. Seperti, membeli kaus, celana, sepatu baru.

”Ketika punya jersei, sepatu, ataupun jam baru, kita bisa semakin semangat lagi untuk berlari,” tutur pria yang berdomisili di Jalan Kramat I, Kelurahan Karang Dalem, Kecamatan Kota Sampang itu.

Hobi berolahraga tidak perlu mengikuti tren kekinian yang menggunakan aksesori serbamewah.

Sebab, yang terpenting mendapatkan manfaat dari aktivitas yang dilaksanakan. ”Terpenting dari lari ini adalah membuat badan kita lebih sehat,” bebernya.

Pria berusia 38 tahun itu mengaku berolahraga lari setiap hari. Untuk memastikan aktivitas menjaga kesehatan tubuh itu konsisten dilaksanakan, dia menyesuaikan dengan tugasnya sebagai pengayom, pelindung, dan pelayanan masyarakat.

”Setiap hari harus disempatkan berlari, dalam keadaan sibuk ataupun tidak. Meskipun itu hanya 15 menit. Karena jika tidak berlari satu pekan saja, pasti malas untuk memulainya lagi,” katanya.

Berkat rutinitas yang dilakukan, dia merasakan banyak manfaat positif. Antara lain, badannya jauh lebih sehat, serta membuat pikirannya juga lebih tenang dan sehat.

”Termasuk stres juga berkurang. Saya pernah mengikuti event di Malang, Surabaya, dan paling jauh di Jakarta. Tapi, semua event itu hanya event fun run,” tandasnya. (bai/jup)

Editor : Amin Basiri
jogging gaya hidup olahraga