RadarMadura.id - Bagi sebagian orang, minum kopi bukan aktifitas biasa, apalagi pecinta kopi
Setiap negara memiliki tradisi unik dalam menikmati minuman ini, yang memberikan nuansa khas dan cita rasa tersendiri.
Beragam cara penyajian dan minum kopi di dunia mencerminkan kebudayaan lokal dan tradisi turun-temurun,
Hebatnya, beberapa di antara cara penyajian dan minum kopi diakui sebagai warisan budaya oleh UNESCO.
Melansir dari berbagai sumber. Inilah lima negara dengan tradisi minum kopi yang begitu menarik dan patut Anda ketahui:
1. Ethiopia: Menyajikan Kopi dengan Sentuhan Asli dari "Bank Kopi Dunia"
Ethiopia, negara asal kopi, memiliki cara penyajian kopi yang sangat khas dan unik.
Negara yang sering disebut "bank kopi dunia" ini terkenal dengan biji kopi berkualitas tinggi yang diekspor ke berbagai belahan dunia.
Di Ethiopia, tradisi minum kopi disebut "Jebena Buna," yaitu ritual minum kopi yang dilakukan bersama keluarga atau kerabat.
Dalam tradisi ini, biji kopi yang sudah dipanggang dihaluskan, lalu dimasukkan ke dalam teko tradisional yang disebut Jebena.
Baca Juga: Pecinta Kopi Wajib Merapat! Jelajahi Kedai Kopi Unik di Purwokerto
Teko ini kemudian dipanaskan di atas arang, memberikan rasa dan aroma kopi yang sangat kuat.
Berbeda dari kebiasaan umumnya, kopi di Ethiopia disajikan dengan sedikit garam atau mentega sebagai penambah cita rasa, bukan dengan gula atau susu.
2. Kolombia: Menikmati Kesederhanaan Kopi ala "Tinto"
Kolombia, khususnya daerah Bogota, merupakan salah satu penghasil biji kopi terbaik di dunia.
Di sana, kopi diseduh dengan teknik yang disebut "drip," di mana bubuk kopi dimasukkan dalam kantong kain, lalu disiram air panas hingga kopi menetes perlahan ke dalam cangkir.
Proses ini menghasilkan kopi yang disebut "Tinto," kopi hitam dengan cita rasa pekat yang biasanya dinikmati hanya dengan sedikit gula.
Baca Juga: Eksplorasi Wisata Kuliner 5 Kafe di Trawas: Surga Pecinta Kopi dengan Pemandangan Pegunungan
Tinto adalah bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Kolombia, yang menikmatinya kapan saja sepanjang hari.
Kebiasaan ini mencerminkan rasa hormat dan kebanggaan mereka terhadap kopi sebagai produk lokal yang berkualitas.
3. Kuba: "Cafe Cubano" yang Terinspirasi dari Italia
Kuba tidak hanya dikenal sebagai penghasil kopi, tetapi juga memiliki cara penyajian kopi yang unik.
Pada awalnya, kopi di Kuba disajikan mirip dengan Kolombia, yaitu diseduh dalam kantong kain tanpa tambahan susu.
Namun, pada tahun 1930-an, tradisi ini mengalami pengaruh dari budaya minum kopi Italia.
Sejak itu, hadir "Cafe Cubano" atau "cafe con leche," yakni kopi yang disajikan dengan tambahan susu kental manis.
Perpaduan antara kopi yang kuat dan rasa manis dari susu ini menciptakan rasa khas yang menggugah selera, menjadikannya minuman favorit masyarakat Kuba hingga kini.
4. Italia: Menjaga Tradisi Minum Kopi dengan "Espresso Culture"
Italia merupakan salah satu negara yang sangat menjaga tradisi minum kopi.
Di sini, budaya minum kopi sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, bahkan banyak kafe terkenal yang berusaha masuk ke Italia, namun ditolak demi melestarikan budaya kopi lokal.
Kebiasaan unik lainnya adalah cara menikmati kopi: orang Italia sering kali meminum kopi sambil berdiri di bar, sebuah kebiasaan yang dikenal sebagai bagian dari "espresso culture."
Baca Juga: Minum Kopi Sebelum Tidur Siang: Meningkatkan Energimu dengan Efektif
Di Italia, berbagai varian kopi seperti espresso, macchiato, dan cappuccino disajikan dalam porsi kecil namun kaya rasa.
Uniknya, orang Italia jarang menambahkan gula atau susu pada kopi mereka, terutama pada malam hari, karena menganggapnya sebagai minuman yang paling enak dinikmati secara murni.
5. Turki: Kopi Khas dengan Penyajian "Turkish Coffee"
Turki adalah negara dengan tradisi kopi yang sangat kuat dan bersejarah.
"Turkish coffee" atau kopi Turki telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda.
Tradisi minum kopi ini sudah ada sejak masa kekaisaran Ottoman dan cara penyajiannya sangat unik.
Baca Juga: Dari Italia ke Dapur Anda: Resep Bolu Kukus Tiramisu dengan Aroma Kopi dan Cokelat
Biji kopi yang dihaluskan diseduh dalam sebuah panci tembaga yang disebut "cezve" dan dipanaskan di atas pasir panas hingga berbuih.
Kopi Turki disajikan tanpa disaring sehingga ampasnya masih ada di dasar cangkir.
Orang Turki menikmati kopi ini secara perlahan-lahan, sambil mengobrol dan menikmati waktu bersama.
Biasanya, kopi Turki disajikan dengan camilan manis seperti lokum atau manisan khas Turki.
Tidak hanya negara-negara di atas, Indonesia juga memiliki tradisi minum kopi yang tak kalah unik.
Di Mandailing, Sumatera Utara, kopi disajikan dalam batok kelapa bersama gula aren dan kayu manis, menciptakan rasa yang khas.
Di Yogyakarta, ada "kopi joss," kopi hitam yang disajikan bersama arang panas yang memberikan cita rasa yang berbeda dan unik.
Baca Juga: Dari Italia ke Dapur Anda: Resep Bolu Kukus Tiramisu dengan Aroma Kopi dan Cokelat
Selain itu, beberapa orang tua di Indonesia masih menikmati kopi dengan cara menumpahkan kopi ke piring kecil lalu menyeruputnya perlahan.
Cara ini dianggap dapat memberikan rasa yang lebih nikmat dalam setiap seruputan.
Tradisi minum kopi ini mencerminkan kekayaan budaya dan cara hidup masyarakat di seluruh dunia.
Di balik segelas kopi, tersimpan cerita, tradisi, dan nilai-nilai yang berharga.
Apapun pilihan Anda, baik kopi tanpa gula untuk meningkatkan konsentrasi atau kopi manis yang kaya rasa, nikmatilah kopi dengan cara yang penuh rasa syukur dan kehangatan, seperti yang dilakukan oleh masyarakat di seluruh dunia.
Editor : Amin Basiri