PAMEKASAN, RadarMadura.id – Tren pakaian formal perempuan selalu menjadi hal yang dipertimbangkan. Terutama pakaian perempuan yang menjadi publik figur seperti pewara alias master of ceremony (MC).
Semakin memperhatikan pakaian dapat menunjukkan profesionalisme dan menciptakan kesan positif.
Salah seorang mahasiswa Universitas Madura (Unira) Fazaraul Farahiyyah sudah empat tahun menjadi MC.
Baginya, pekerjaan tersebut memberikan pengalaman positif dan menambah kepercayaan diri. Terlebih bisa diimbangi dengan pakain yang digunakan.
”Menjadi seorang MC itu sangat penting memperhatikan pakaian karena dapat membangun kepercayaan diri,” katanya Sabtu (14/9).
Selain itu, pakaian bisa menunjukkan sikap profesionalisme dan konteks acara yang akan disii.
Bahkan, pakaian yang digunakan oleh seorang MC dapat memengruhi feedback audience. Sebab, semakain rapi pakaian yang digunakan dapat memberikan kesan positif dan menujukkan karakter.
”Hal yang perlu digarisbawahi adalah cara berpakaian dapat membuat orang ingin tahu lebih banyak tentang saya atau kehilangan minat pada saya,” tambahnya.
Perempuan asli Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, itu mencontohkan banyak item untuk bisa menunjukkan profesionalisme saat menjadi MC.
Misalnya, untuk acara formal pakaianya cocok menggunakan jas atau batik. Sedangkan acara informal lebih pada pakaian yang kasual.
”Seperti kemeja dan celana panjang atau dress kasual. Karena penting untuk selalu mempertimbangkan konteks acara dan memastikan pakaian yang dikenakan sesuai dengan tema,” ungkapnya.
Meskipun tergolong sudah bertahun-tahun menjadi MC, dia pernah mengalami kesalahan memilih pakaian.
Hal itu diatasi dengan melihat dress code acara tersebut serta menyesuaikan tema dan nuansa acara.
”Memahami tema dan nuansa acara juga sangat penting dalam menentukan kostum yang sesuai,” jelas perempuan 21 tahun tersebut.
Menurut dia, banyak hal yang perlu diperhatikan saat menjadi MC. Apalagi, pakaian yang digunakan.
Sebab, semua itu dapat memberikan kesan profesionalisme, kepercayaan diri, dan kesesuaian dengan acara. ”Penampilan yang tepat dapat meningkatkan kredibilitas dan memastikan audiens merasa nyaman,” tegasnya. (ay/luq)
Editor : Ina Herdiyana