SAMPANG, RadarMadura.id – BPJS Kesehatan mengajak peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memanfaatkan aplikasi Mobile JKN untuk mengurus administrasi tanpa tatap muka. Aplikasi ini memungkinkan peserta mengakses layanan dari mana saja dan kapan saja.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan, Nuzuludin Hasan, menjelaskan bahwa Mobile JKN adalah inovasi digital yang membantu peserta menghemat waktu dan tenaga. Hanya dengan smartphone dan koneksi internet, berbagai kebutuhan administrasi dapat diselesaikan.
“Aplikasi Mobile JKN menyediakan berbagai fitur yang memudahkan peserta, di antaranya perubahan data, pengecekan status kepesertaan, pindah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), skrining riwayat kesehatan, hingga antrean online. Semua dapat dilakukan hanya melalui smartphone dan koneksi internet,” kata Nuzul saat ditemui di ruangannya, Rabu (13/8).
Nuzul menambahkan, fitur antrean online di fasilitas kesehatan sangat membantu peserta. Peserta dapat mengetahui waktu kedatangan dan menyesuaikan jadwal kunjungan sesuai kebutuhan, sehingga prosesnya lebih efektif dan efisien.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Permudah Peserta JKN Pindah FKTP Lewat Mobile JKN
“Peserta tidak perlu datang terlalu awal untuk mendapatkan nomor antrean. Cukup mendaftar lewat Mobile JKN, lalu hadir sesuai jadwal yang dipilih,” ujarnya.
Menurut Nuzul, Mobile JKN juga dilengkapi panduan penggunaan untuk memudahkan peserta baru. BPJS Kesehatan berkomitmen terus mengembangkan aplikasi agar lebih mudah digunakan.
“Kami ingin seluruh peserta memanfaatkan Mobile JKN semaksimal mungkin, sehingga layanan administrasi dapat diakses lebih cepat dan mudah,” katanya.
Ia mengajak masyarakat membiasakan diri menggunakan Mobile JKN untuk mengurus administrasi JKN. Pemanfaatan teknologi dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Pastikan Dana Jaminan Sosial Digunakan Sepenuhnya untuk Layanan JKN
“Kami mengimbau peserta JKN membiasakan diri dengan layanan digital ini. Mobile JKN adalah bagian dari komitmen BPJS Kesehatan memberikan pelayanan yang adaptif terhadap perkembangan zaman,” imbuhnya.
Sementara itu, Moh. Bahran (46), peserta JKN asal Sampang, merasakan langsung manfaat Mobile JKN. Saat kontrol pasca operasi mata di Klinik Mata Sampang, ia menggunakan aplikasi untuk antrean dan perubahan FKTP.
“Saya mengantre dan mengubah FKTP lewat Mobile JKN. Prosesnya cepat dan saya tidak perlu datang ke kantor BPJS Kesehatan Sampang,” kata Bahran.
Bahran mengaku tidak terlalu paham mengoperasikan aplikasi, sehingga dibantu anaknya. Namun, ia tetap merasakan kemudahan yang ditawarkan Mobile JKN.
Baca Juga: BRI Dukung Pertumbuhan Industri Kecantikan dan Fashion Lewat BFF Festival 2025
“Meskipun saya tidak terbiasa, anak saya membantu dan prosesnya lancar. Saya lebih tenang karena urusan administrasi bisa dilakukan dari rumah,” ujarnya.
Keberadaan Mobile JKN membuktikan bahwa administrasi peserta JKN dapat dilakukan secara cepat, praktis, dan efisien. Aplikasi ini menjadi langkah nyata BPJS Kesehatan meningkatkan kepuasan peserta. (*/dry)
Editor : Hendriyanto