Peserta JKN Ingatkan Pentingnya Menjaga Kepesertaan Tetap Aktif

Hendriyanto • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 10:56 WIB
Syarif Hidayatullah, peserta JKN asal Pamekasan.
Syarif Hidayatullah, peserta JKN asal Pamekasan.

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tidak hanya memberikan perlindungan kesehatan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian bersama agar masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan tanpa terbebani biaya besar.

Manfaat tersebut turut dirasakan Syarif Hidayatullah (20), atau yang akrab disapa Arif, peserta JKN asal Pamekasan yang sejak muda memahami pentingnya memiliki jaminan kesehatan.

“Bagi saya, JKN sangat penting karena saya melihat sendiri orang-orang di sekitar saya terbantu dengan adanya JKN. Apalagi bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan biaya, program ini sangat membantu ketika mereka membutuhkan pengobatan,” ujar Arif saat ditemui di kediamannya pada Jumat (7/8).

Pengalaman tersebut membuat Arif menyadari pentingnya menjaga kepesertaan JKN agar tetap aktif dan dapat digunakan ketika sewaktu-waktu dibutuhkan. Menurutnya, memastikan status kepesertaan tetap aktif merupakan salah satu kewajiban yang perlu diperhatikan setiap peserta JKN.

“Menurut saya, menjaga kepesertaan tetap aktif itu merupakan kewajiban sebagai peserta JKN. Kita tidak pernah tahu kapan membutuhkan pelayanan kesehatan, jadi lebih baik memastikan status kepesertaan tetap aktif,” kata Arif.

Baca Juga: Dumas Korwil BGN Pamekasan  Masih Tahap Pulbaket, Pelapor Berharap Polri Tetap Transparan

Arif juga menilai berbagai kemudahan layanan yang tersedia saat ini membuat peserta lebih mudah mengelola kepesertaan sesuai dengan kondisi masing-masing. Menurut Arif, peserta yang mampu dapat membayar iuran secara mandiri, sedangkan masyarakat yang tidak mampu dapat mengikuti skema Penerima Bantuan Iuran (PBI) sesuai ketentuan.

“Sekarang sudah sangat mudah. Kalau memang tidak mampu membayar iuran, bisa dialihkan menjadi peserta PBI sesuai ketentuan, sedangkan kalau masih mampu bisa membayar iuran secara mandiri,” jelas Arif.

Kemudahan lainnya dirasakan melalui layanan digital Mobile JKN yang menyediakan berbagai fitur untuk membantu peserta mengelola kepesertaan. Salah satunya fitur autodebit yang dapat dimanfaatkan peserta agar tidak lupa membayar iuran secara rutin.

“Kalau takut lupa membayar iuran, sekarang juga bisa menggunakan autodebit melalui aplikasi Mobile JKN. Menurut saya, semuanya sudah sangat mudah dan peserta tinggal memanfaatkan layanan yang tersedia,” ungkapnya.

Baca Juga: Mahasiswa Asal Sampang Rasakan Kemudahan Layanan Digital BPJS Kesehatan Lewat Mobile JKN

Arif berharap BPJS Kesehatan terus menghadirkan berbagai inovasi yang membuat layanan JKN semakin mudah dijangkau seluruh masyarakat. Dia juga berharap kemudahan tersebut dapat terus dirasakan, khususnya oleh masyarakat yang membutuhkan perlindungan kesehatan tetapi memiliki keterbatasan biaya.

“Harapan saya, semoga BPJS Kesehatan terus memberikan inovasi baru yang semakin memudahkan peserta dan bisa membantu lebih banyak masyarakat. Semoga JKN terus memberikan manfaat dan perlindungan bagi masyarakat,” tutup Arif. (*/dry)

Editor : Hendriyanto
jkn pamekasan bpjs kesehatan pasien bpjs