Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Cara Mengolah Daun Kentut agar Tidak Bau, Tetap Nikmat dan Berkhasiat

Syarifatus Sabah • Minggu, 7 Desember 2025 | 04:30 WIB

 

Cara mengolah daun kentut agar tidak bau
Cara mengolah daun kentut agar tidak bau

RadarMadura.id - Daun kentut dikenal sebagai tanaman liar dengan aroma menyengat yang sering membuat orang enggan mengonsumsinya.

Padahal, di balik baunya, tersimpan banyak khasiat untuk kesehatan tubuh.

Karena itu, cara pengolahan yang tepat sangat penting agar tetap enak dikonsumsi.

Masyarakat tradisional sudah lama mengenal daun kentut sebagai obat herbal.

Tanaman ini dipercaya mampu meredakan masalah pencernaan hingga menurunkan kolesterol.

Namun, bau khasnya sering menjadi kendala untuk menjadikannya ramuan sehari-hari.

Salah satu trik untuk mengurangi bau daun kentut adalah merebusnya dengan rempah tertentu.

Jahe, serai, atau daun salam bisa ditambahkan saat proses perebusan.

Hasilnya, aroma menjadi lebih segar sekaligus menambah manfaat kesehatan.

Cara lain yang bisa dicoba adalah mengolah daun kentut menjadi lalapan segar.

Setelah dicuci bersih, daun bisa direndam sebentar dengan air garam hangat.

Metode ini membantu menetralkan bau tanpa menghilangkan nutrisinya.

Baca Juga: Konfercab NU Sumenep: Di Antara Fikrah dan Harakah Jamiyah

Bagi yang tidak terbiasa dengan aroma kuat, daun kentut juga bisa diolah menjadi tumisan.

Tambahkan bawang putih, cabai, dan sedikit terasi untuk memperkaya cita rasa.

Olahan ini membuat daun kentut lebih nikmat disantap bersama nasi hangat.

Selain itu, daun kentut dapat dijadikan campuran sayur bening atau sup herbal.

Proses perebusan dengan sayuran lain mampu menyamarkan bau menyengatnya.

Cara ini cukup efektif agar daun kentut tetap berkhasiat namun tidak terlalu dominan aromanya.

Beberapa orang juga memanfaatkan daun kentut sebagai teh herbal.

Daun yang sudah dikeringkan direbus kembali lalu disajikan hangat.

Rasanya ringan, manfaatnya tetap terjaga, dan bau khasnya tidak terlalu kuat.

Meski banyak cara pengolahan, konsumsi tetap harus dalam batas wajar.

Ramuan tradisional ini sebaiknya tidak diminum berlebihan agar aman bagi tubuh.

Bila ragu, konsultasi dengan ahli kesehatan bisa menjadi pilihan terbaik.

Dengan pengolahan yang tepat, daun kentut bukan lagi tanaman liar yang dihindari.

Justru aromanya bisa diminimalkan, rasanya lebih nikmat, dan khasiatnya tetap maksimal.

Inilah alasan mengapa daun kentut layak mendapat perhatian lebih.

Editor : Amin Basiri
#Daun kentut #tanaman herbal #Tanaman herbal di rumah #Tanaman Herbal Ajaib