Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Masyarakat Sambut Baik Program MBG, Bangkalan Tahap Uji Coba, Berharap Merata di Seluruh Jenjang Sekolah

Ina Herdiyana • Sabtu, 18 Januari 2025 | 23:44 WIB

 

 

SISWA DISABILITAS: Sejumlah siswa SLB Lavender mengikuti kegiatan Jumat Bersih di halaman sekolahnya, Jumat (17/1). (IMAMUDIN/JPRM)
SISWA DISABILITAS: Sejumlah siswa SLB Lavender mengikuti kegiatan Jumat Bersih di halaman sekolahnya, Jumat (17/1). (IMAMUDIN/JPRM)
 

BANGKALAN, Radar Madura – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bangkalan sedang uji coba. Sejauh ini, program tersebut belum menyasar semua jenjang pendidikan di Kota Salak.

Di antaranya, sekolah luar biasa (SLB) di bawah naungan Cabang Dinas Pendidikan (Dispendik) Provinsi Jawa Timur (Jatim) Wilayah Bangkalan.

Kasi SMA PK-PLK Cabang Dispendik Jatim Wilayah Bangkalan Moh. Fauzi menyatakan, ada tiga jenjang pendidikan di bawah naungan instansinya. Yakni, SMA, SMK, dan SLB. Hingga saat ini, program MBG belum diterapkan di semua jenjang pendidikan.

”Program MBG di Bangkalan sudah di-launching sejak Senin (6/1). Namun, belum menyasar sekolah binaan kami,” ujarnya Kamis (16/1).

Fauzi menuturkan, pihaknya sudah melaporkan data siswa di semua jenjang pendidikan sesuai dengan permintaan Badan Gizi Nasional (BGN). Namun, hingga sekarang belum diketahui kapan program tersebut direalisasikan.

”Kami sudah memberikan data jumlah siswa. BGN kerja sama dengan pihak kodim untuk merealisasikan program MBG,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, jumlah lembaga binaannya mencapai 139 sekolah. Perinciannya, 4 SLB, 69 SMA, dan 66 jenjang SMK. Jika program MBG direalisasikan, pihaknya akan mengutamakan siswa SLB.

Sebab, siswa di sekolah tersebut terdiri atas disabilitas. ”Data siswa kami dari semua jenjang sekitar 32.454 orang,” ungkapnya.

Kepala SLB Lavender Bangkalan Moch. Supriadi menyampaikan, pihaknya menyambut baik program MBG itu. Pihaknya masih menunggu kapan program tersebut akan direalisasikan.

”Siswa yang ada di lembaga kami ada 108 orang, mulai tingkat TK hinga SMA LB,” ujarnya.

Dia mengutarakan, tidak semua siswa bisa mengonsumsi semua jenis makanan. Ada beberapa siswa yang mengikuti program diet untuk mengurangi hyper keaktifan serta faktor lain yang perlu diperhatikan.

”Kami sangat membutuhkan program MBG tersebut untuk meningkatkan gizi siswa,” ucapnya. (din/bil)

Editor : Ina Herdiyana
#sekolah luar biasa #Mbg #Makan Bergizi Gratis #program #slb