Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Dinkes Bangkalan Target Zero TB Paru di 2030

Ina Herdiyana • Sabtu, 27 Juli 2024 | 13:00 WIB

 

GRAFIS (SIGIT AP/JPRM)
GRAFIS (SIGIT AP/JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan zero tuberkulosis (TBC) paru pada 2030. Namun, target tersebut sulit terwujud.

Sebab, angka TBC di Kota Salak semakin bertambah dari tahun ke tahun (lihat grafis).

Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Bangkalan Mariamah mengeklaim, lembaganya gencar melakukan pencegahan TBC.

Misalnya, melakukan deteksi dini. ”Sehingga tidak ada lagi kasus TBC di 2030,” ujarnya Jumat (26/7).

Perempuan berkerudung itu menyatakan, dinkes terus berupaya menemukan warga yang suspek TBC. Dengan demikian, dapat dilakukan penanganan cepat dan efektif.

”Setiap ada pasien TBC, kontak serumahnya kami lakukan investigasi atau screening. Biar tahu ada yang tertular atau tidak. Bagi yang tidak tertular akan diberi terapi pencegahan TBC selama tiga bulan,” ujarnya.

Selain itu, dinkes sering melakukan penyuluhan mengenai gejala TBC. Dengan cara itu, diharapkan kasus-kasus TBC terdeteksi lebih awal sehingga penderita bisa mendapat perawatan intensif.

Mariamah tidak menampik penderita TBC di Kota Salak terus meningkat. Buktinya, pada 2020, ditemukan 989 kasus.

Sementara di 2021 ditemukan 998 orang positif TBC. Sedangkan di 2022 ditemukan 1.486 kasus.

Selanjutnya, pada 2023 didapati 1.693 penderita TBC.  ”Sedangkan tahun ini, sampai Juni ada 706 pasien positif TBC paru.

Semakin banyak kami temukan kasus TB, sebenarnya lebih mudah bagi kami untuk melakukan investigasi atau screening,” tuturnya.

Tingkat kesembuhan penderita TBC cukup tinggi. Namun, lebih baik mencegah daripada mengobati. Salah satunya dengan meningkatkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Mulai dari menjaga kebersihan lingkungan hingga rutin berolahraga.

”Kalau sudah mengalami gejala TBC. Misalnya, batuk lama tak kunjung sembuh, berkeringat malam tanpa beraktivitas, sesak napas, nyeri dada, nyeri badan, panas dingin naik turun, apalagi sampai batuk mengeluarkan darah, segera periksa,” pesannya. (c3/jup)

 

Editor : Ina Herdiyana
#tbc #Zero #Dinkes Bangkalan #tuberkulosis