Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Puskesmas Tak Mampu Belanja Alat Kesehatan, Dinkes Pamekasan: Kami Anggarkan Rp 2,1 M demi Tunjang Pelayanan

Fatmasari Margaretta • Minggu, 9 Juni 2024 | 14:30 WIB
Ilustrasi alat kesehatan (jawapos.com)
Ilustrasi alat kesehatan (jawapos.com)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Alat kesehatan (alkes) yang dimiliki puskesmas di Kabupaten Pamekasan terbatas.

Namun, puskesmas tidak mampu belanja alkes sendiri. Karena itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan menyiapkan anggaran miliaran untuk pengadaan alkes puskesmas.

Pagu anggaran belanja alkes yang disiapkan sebesar Rp 2.144.453.658.

Anggaran ini dimanfaatkan untuk belanja alat kedokteran umum, pengadaan alat kesehatan atau alat penunjang medis fasilitas pelayanan kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan Saifudin mengatakan, fasilitas kesehatan (faskes) bisa melakukan pengadaan alkes secara mandiri.

Itu jika anggaran yang dimiliki puskesmas cukup. ”Namun, kalau tidak mampu, kami yang menganggarkan,” katanya.

Dia mengutarakan, pengadaan alkes disesuaikan dengan kebutuhan setiap puskesmas.

Faskes bisa mengisi alkes yang dibutuhkan di aplikasi Kemenkes.

Tahun ini pihaknya membantu menyiapkan anggaran untuk pengadaan alkes tersebut.

Saifudin mengungkapkan, anggaran sebesar Rp 2,1 miliar digunakan untuk belanja alkes seperti alat pemeriksaan gigi, pendeteksi kanker, dan sebagainya.

Menurutnya, pengadaan alkes tersebut dinilai penting untuk menunjang pelayanan di puskesmas.

”Kami mencoba mengusulkan ke pemerintah pusat agar bisa dibantu perihal pendanaan,” ungkapnya.

Mantan ketua IDI Pamekasan itu menerangkan, sumber anggaran pengadaan dari DAK dan APBD.

Menurutnya, porsi anggaran dari pemerintah pusat lebih besar dibanding APBD.

Pihaknya mengupayakan agar pengadaan alkes bisa terealisasi bulan ini.

”Pasti akan kami usahakan, khawatir ada kendala. Sementara ini tidak menghambat pelayanan,” terangnya.

Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Imam Hosairi mengingatkan dinkes agar memanfaatkan anggaran dengan maksimal.

Nilai anggaran yang besar tersebut harus sepadan dengan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Dia berharap, pengadaan alkes tersebut segera direalisasikan sehingga lebih cepat digunakan puskesmas.

”Harus terealisasi tahun. ini tapi jangan sampai lebih dari dua bulan,” pesannya. (ail/bil)

Editor : Fatmasari Margaretta
#alkes #anggaran #Maksimal #Pendanaan #dinkes #Pelayanan #faskes #puskesmas #kesehatan #dak #kedokteran #kemenkes