RadarMadura.id — Ramadan adalah bulan yang penuh berkah, di mana umat Muslim di seluruh dunia menjalankan ibadah puasa.
Salah satu momen yang paling dinanti adalah waktu berbuka, namun sering kali diwarnai dengan kebiasaan yang tidak sehat.
Banyak yang langsung menyantap makanan berat seperti nasi, tanpa menyadari dampaknya terhadap tubuh.
Buka puasa idealnya adalah momen untuk mengisi ulang energi dan nutrisi yang hilang.
Namun, penting untuk memperhatikan porsi dan jenis makanan yang dikonsumsi. Kesalahan dalam memilih menu berbuka dapat menimbulkan masalah kesehatan, bukan kebugaran yang diharapkan.
Mengganggu Pencernaan
Setelah berpuasa hampir 14 jam, sistem pencernaan kita beristirahat total.
Mengonsumsi makanan berat secara langsung dapat membebani sistem pencernaan yang belum siap, menyebabkan berbagai masalah seperti asam lambung, maag, dan sakit perut melilit.
Para ahli menyarankan untuk memulai berbuka dengan makanan ringan yang mudah dicerna, seperti kurma dan air putih, sebelum beralih ke makanan yang lebih berat.
Meningkatkan Gula Darah
Makan berat setelah berbuka juga dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan insulin yang tajam, yang berpotensi menimbulkan gejala seperti sakit kepala dan mual.
Sebaiknya, mulailah berbuka dengan makanan yang mudah dicerna untuk menghindari peningkatan gula darah yang drastis.
Baca Juga: Kebangkitan Sand Land: Warisan Akira Toriyama Hidup Kembali di Disney+, berikut Trailernya!
Menyebabkan Kantuk
Karbohidrat dan protein yang biasa dikonsumsi saat berbuka membutuhkan energi lebih untuk dicerna, yang dapat menyebabkan kantuk.
Asam amino triptofan dalam makanan tertentu juga dapat meningkatkan produksi serotonin, yang berdampak pada rasa kantuk. Selain itu, peningkatan kadar gula darah dapat mengurangi energi dalam tubuh.
Mudah Merasa Lapar
Ketika kadar gula darah tinggi, insulin tidak dapat bekerja dengan efektif, menyebabkan tubuh tidak dapat mengubah makanan menjadi energi dengan baik. Akibatnya, kita akan merasa lemas dan ingin terus makan.
Untuk menjaga kesehatan selama Ramadan, sangat penting untuk berbuka dengan bijak.
Memilih makanan yang tepat dan mengatur porsi dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan, mengontrol gula darah, dan menjaga energi tetap stabil.
Dengan demikian, kita dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih sehat dan maksimal. (fadila)