SUMENEP, RadarMadura.id – Target sasaran imunisasi polio di Kabupaten Sumenep 106.815 anak. Namun, target tersebut tidak tercapai hingga Sabtu (20/1).
Karena itu, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep melakukan sweeping.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes P2KB Sumenep Achmad Syamsuri menyampaikan, sweeping imunisasi polio dilaksanakan selama sepekan. Terhitung sejak Minggu hingga Sabtu (21–27/1).
Dinkes P2KB Sumenep melibatkan semua pihak dalam pelaksanaan imunisasi polio.
Terutama, forum koordinasi pimpinan kecamatan (forkopimka) dan organisasi kemasyarakatan (ormas). ”Kalau pelaksana teknis di lapangan tim dari puskesmas,” ujarnya.
Menurut dia, upaya yang dilakukan dengan cara sweeping maksimal. Sebab, target capaian 95 persen dari Kementerian Kesehatan terlampaui.
Jumlah sasaran yang ditentukan pusat data dan teknologi informasi (pusdatin) sebanyak 106.815 anak.
Sedangkan capaian realisasi 114.451 anak pada Kamis (25/1). ”Jadi, kami sudah mampu mencapai 107,1 persen dari total sasaran,” ujarnya.
Syamsuri mengungkapkan, ada perbedaan data sasaran pusdatin dengan data riil di lapangan. Jumlah sasaran riil di lapangan terdata 117.910 anak. Jika menghitung data riil di lapangan, 114.451 anak atau 97,1 persen sudah diimunisasi.
”Kami upayakan secara maksimal untuk tervaksin semua sesuai dengan data di lapangan. Kami tetap melakukan sweeping hingga Sabtu (27/1),” tegasnya.
Dia mengungkapkan, di Kota Keris belum ditemukan kasus polio. Meski begitu, tetap penting dilakukan imunisasi sebagai langkah pencegahan.
”Untuk pencegahan, hanya dengan pemberian vaksin polio, baik di daratan maupun kepulauan,” ungkapnya.
Anggota Komisi IV DPRD Sumenep Sami’oeddin mengingatkan, masalah kesehatan harus diutamakan.
Salah satunya, upaya pencegahan terhadap potensi penularan virus polio di Kota Keris.
”Kalau sudah berkaitan dengan masalah kesehatan, memang harus diutamakan karena menentukan keselamatan orang banyak. Saya minta bisa dijadikan perhatian oleh pemerintah,” pintanya. (bus/bil)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia