SUMENEP, RadarMadura.id – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep melaksanakan pekan imunisasi nasional (PIN) polio sejak Senin (15/1). Target sasaran imunisasi sebanyak 106.815 anak.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes P2KB Sumenep Achmad Syamsuri mengatakan, PIN polio merupakan instruksi dari pemerintah pusat.
Total sasarannya mencapai 106.815. Targetnya, 95 persen dari jumlah anak di Sumenep diimuniasi polio.
Hingga Kamis (18/1), anak yang terimunisasi mencapai 80,2 persen atau 85.633 anak.
Sedangkan pelaksanaan PIN polio putaran pertama berakhir hari ini (20/1). Dengan demikian, anak yang belum mendapat imunisasi 21.182 orang.
”Dalam pelaksanaan PIN polio ini, kami terus melakukan langkah optimal,” ujarnya kemarin (19/1).
Untuk mengejar target tersebut, Dinkes P2KB Sumenep melibatkan berbagai unsur. Di antaranya, menggerakkan puskesmas dan forum koordinasi pemerintah kecamatan (forkopimka) serta organisasi kemasyarakatan (ormas).
Menurut Syamsuri, sisa target sebanyak 21 ribu anak diprediksi mudah tercapai. Sebab, pelaksanaan imunisasi dilakukan serentak di 27 kecamatan yang ada di Kota Keris. Pelaksanaan imunisasi juga melibatkan SDM di 30 puskesmas.
Baca Juga: Tunggu Izin Badan Pengawas Tenaga Nuklir, Pengoperasian Cath Lab RSUD Smart Dijadwalkan Juli
”Setiap puskesmas tidak hanya melakukan imunisasi di satu tempat. Kami bekerja sama dengan berbagai unsur,” paparnya.
Selain itu, Dinkes P2KB Sumenep melibatkan sekolah dalam pelaksanaan imunisasi polio. Sasarannya adalah siswa kelas II SD dan MI.
Meski waktunya mepet, Syamsuri masih optimistis bisa mencapai target minimal yang sudah ditentukan Kemenkes.
”Kami yakin, capaian realisasi PIN polio di Sumenep bisa melampaui taget 95 persen,” klaimnya. (bus/bil)
Editor : Fatmasari Margaretta