Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Dua Anak di Sampang Positif Polio, Masyarakat Diimbau Konsisten Terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

Fatmasari Margaretta • Sabtu, 13 Januari 2024 | 23:05 WIB

Ilustrasi polio, (JawaPos.com)
Ilustrasi polio, (JawaPos.com)

SAMPANG, RadarMadura.id – Masyarakat perlu waspada terhadap penyakit polio.

Sebab, Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Sampang mendeteksi dua anak terjangkit polio. Dua anak itu mengalami gejala lumpuh.

Penyakit polio di Kota Bahari terungkap setelah ada anak asal Klaten, Jawa Tengah, terserang penyakit menular tersebut.

Setelah ditelusuri, pasien ini mengidap polio sepulang silaturahmi dengan keluarganya di Sampang. Kini sudah ada dua pasien polio, yakni di Kecamatan Camplong dan Kedungdung.

Baca Juga: Ratusan Calon Jemaah Haji di Sampang Jalani Tes Kesehatan, Belum Temukan Penyakit Serius

Kepala Dinkes dan KB Sampang Abdullah Najich menyampaikan, kedua anak yang terjangkit polio itu berusia di bawah lima tahun.

Dia menerangkan, virus polio bisa menular melalui fecal oral. Yaitu, ketika patogen dalam partikel tinja seseorang berpindah ke mulut orang lain. 

Najich mencontohkan, seseorang yang buang air besar (BAB) sembarangan atau membuang popok bayi ke sungai.

”Ini bisa terjadi ketika sanitasi kurang memadai atau praktik kebersihan yang buruk,” terangnya.

Karena itu, masyarakat disarankan lebih waspada dan mulai menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Baca Juga: Jangan Anggap Sepele, Masyarakat Harus Waspadai Penyakit Kuning pada Bayi, Kenali Gejalanya, Yuk!

Dinkes dan KB Sampang, kata Najich, mengantisipasi meluasnya kasus polio dengan cara imunisasi. Gerakan itu dilakukan bagi anak di bawah delapan tahun.

Dia berharap, masyarakat mendukung upaya pencegahan penyakit menular tersebut.

”Untuk anak yang sudah terjangkit polio tidak harus diisolasi seperti Covid-19. Tapi, kebersihannya harus lebih diperhatikan,” pesannya.

Kepala Puskesmas Camplong Intan Retnosari membenarkan pihaknya menemukan pasien polio.

Baca Juga: Polres Pamekasan Klaim Pengguna Knalpot Brong Didominasi Hasil Modifikasi Sendiri

Gejalanya, pasien anak itu tiba-tiba tidak bisa jalan atau lumpuh layu. Pihaknya langsung melakukan tindakan dengan melakukan investigasi kasus dan pengiriman sampel tinja ke pusat laboratorium sebanyak dua kali.

”Hasilnya positif polio. Sekarang pasien dirawat di RS Sampang dengan keluhan yang khas,” tukasnya. (afg/bil)

Editor : Fatmasari Margaretta
#kebersihan #lumpuh #phbs #perilaku hidup bersih dan sehat #popok #keluarga #polio #tinja