Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Laporan Pencurian Tak Digubris Polisi, Pelapor Waswas dan Takut karena Pelaku Belum Ditangkap

Hera Marylia Damayanti • Kamis, 22 Agustus 2024 | 15:35 WIB
BERI PENJELASAN: Korban pencurian Zainiyah menceritakan aksi pencurian yang terjadi di tokonya Selasa (20/8). (ZAINIYAH UNTUK JPRM)
BERI PENJELASAN: Korban pencurian Zainiyah menceritakan aksi pencurian yang terjadi di tokonya Selasa (20/8). (ZAINIYAH UNTUK JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Perasaan waswas masih menghantui Zainiyah, pedagang baju di area Pesarean Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan.

Pasalnya pelaku pencurian di tempat usahanya belum ditangkap. Bahkan, laporan yang dilayangkan kepada polisi belum ada perkembangan.

Zainiyah menceritakan, aksi pencurian di tokonya itu terjadi sekitar Maret lalu.

Aksi pelaku terekam CCTV setelah membobol toko pakaian di area Pesarean Martajasah tersebut.

Kerugian yang dialami perempuan 35 tahun itu mencapai Rp 20 juta.

Tidak hanya miliknya, dua toko lain juga menjadi korban pencurian.

”Toko saya dibobol. Sarung dan baju semuanya raib. Untuk toko sebelah ada tabung LPG dan rokok yang diambil oleh pelaku,” ungkap warga Martajasah itu Rabu (21/8).

Aksi pencurian itu diketahui saat Zainiyah hendak berbelanja untuk keperluan hajatan.

Setelah mengetahui hal tersebut, dia langsung lapor ke Polres Bangkalan.

Namun, hingga saat ini perempuan dua anak tersebut tidak mendapatkan informasi dari pihak kepolisian.

”Kami sudah melapor, tapi belum ada tindakan,” katanya.

Zainiyah juga mengaku sudah mengetahui terduga pelaku. Bahkan, sudah mendapatkan pengakuan dari orang yang mereka curigai.

”Pengakuan mereka, pencurian di toko kami dilakukan pada malam hari dan pagi hari,” katanya.

Karena itu, Zainyah mengaku waswas dan takut dengan peristiwa yang menimpanya. Apalagi, laporannya kepada polisi belum ada tindak lanjut.

Dia berharap aparat penegak hukum menindaklanjuti dan segera menangkap pelaku.

”Kami masih takut kejadian yang sama menimpa kami lagi, apalagi terduga pelaku belum diamankan,” paparnya.

Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Heru Cahyo Saputro tidak memberikan alasan mengenai lambannya penanganan laporan pencurian tersebut.

Dia meminta waktu untuk menanyakan perkembangan laporan tersebut kepada bawahannya.

”Nanti tanyakan dulu laporan itu ditangani oleh unit apa, karena saya juga tidak mengetahuinya,” katanya. (za/luq)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#Lamban #penanganan #polres bangkalan #pencurian #toko #terduga pelaku #Pesarean Syaikhona #pedagang