Balita 4 Tahun di Sampang Tenggelam di Kubangan Air Tembakau

Hendriyanto • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 07:35 WIB

 

TEWAS: Warga berada di sekitar jenazah korban dirumah duka, Desa Blu’uran, Kecamatan Karangpenang, Sampang, Rabu (19/8).
TEWAS: Warga berada di sekitar jenazah korban dirumah duka, Desa Blu’uran, Kecamatan Karangpenang, Sampang, Rabu (19/8).

SAMPANG, RadarMadura.id – Musibah memilukan terjadi di Desa Blu’uran, Kecamatan Karang Penang, Sampang. Seorang balita berinisial F, (4), ditemukan meninggal dunia diduga tenggelam di kubangan air yang digunakan untuk menampung air penyiraman tanaman tembakau, Rabu (19/8).

Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo membenarkan kejadian tersebut. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB di salah satu lahan tembakau di Desa Blu’uran, Kecamatan Karang Penang.

”Korban berinisial F, (4), warga Desa Blu’uran, Kecamatan Karang Penang, Sampang,” katanya.

Eko menjelaskan, kejadian bermula saat kedua orang tua korban sedang merawat tanaman tembakau di lahan miliknya. Lokasi tersebut berjarak sekitar 100 meter dari kubangan air yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga: Cemburu, Pria Bacok Warga di Rumah Kos

Kemudian, kakak korban berinisial U, (15), yang merupakan penyandang disabilitas intelektual, mendatangi orang tuanya di lahan. U kemudian memberitahukan bahwa adiknya berada di sekitar kolam penampungan air.

”Mendapat informasi tersebut, kedua orang tua korban langsung bergegas menuju TKP,” bebernya.

Setiba di lokasi, orang tua korban mendapati F dalam kondisi mengapung di permukaan air. Mereka kemudian langsung mengevakuasi korban dan membawanya ke fasilitas kesehatan terdekat.

”Sayangnya, setelah dilakukan pemeriksaan oleh tenaga kesehatan, korban dinyatakan telah meninggal dunia,” ungkapnya.

Baca Juga: Kasus PPh Rp 3,3 Miliar Melebar, Oknum Pegawai RSMZ Terlibat Pengadaan Fiktif Rp 1,7 Miliar

Eko menambahkan, kubangan air tersebut berukuran sekitar 1,5 meter × 2 meter dengan kedalaman kurang lebih satu meter. Kubangan itu digunakan sebagai tempat penampungan air untuk menyiram tanaman tembakau.

”Korban tewas diduga tenggelam di kubangan air tersebut. Pihak keluarga menyatakan hal tersebut sebagai musibah,” tandasnya. (bai)

Editor : Hendriyanto
tembakau sampang Karang Penang tenggelam