Bocah 10 Tahun Diduga Ditikam Ibu Kandung, Polisi Periksa Kejiwaan Terduga Pelaku 

Anis Billah • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 18:41 WIB
DIAMANKAN: Terduga pelaku penikaman, DA diamankan polisi di Dusun Karang Dalem, Desa Pademawu Barat, Kecamatan Pademawu, Senin (17/8). (POLRES PAMEKASAN)
DIAMANKAN: Terduga pelaku penikaman, DA diamankan polisi di Dusun Karang Dalem, Desa Pademawu Barat, Kecamatan Pademawu, Senin (17/8). (POLRES PAMEKASAN)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Tiara Diantari ditemukan tergeletak di teras rumahnya, Senin (17/8). Bocah berusia 10 tahun itu tewas diduga ditikam ibu kandung sendiri menggunakan pisau dapur.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di Dusun Karang Dalem, Desa Pademawu Barat, Kecamatan Pademawu. Sang ibu, DA, 31, kini diamankan Polres Pamekasan untuk menjalani pemeriksaan.

Kasihumas Polres Pamekasan Ipda Yoni Evan Pratama membenarkan kejadian Tiara. Tim gabungan Polsek Pademawu dan Satreskrim Polres Pamekasan langsung bergerak ke TKP setelah menerima laporan dari warga.

”Peristiwa diduga bermula sekitar pukul 10.30. Saat itu, DA meminta ibunya yang merupakan nenek Tiara pergi membeli makanan bersama dua anak lainnya,” katanya.

Evan melanjutkan, sekitar pukul 11.00, nenek Tiara kembali ke rumah. Dia kemudian mendapati cucunya sudah tergeletak di teras dalam kondisi bersimbah darah.

Baca Juga: Vonis Hakim Ringan, JPU dan Pengacara Kompak Pikir-pikir, Terkait Kasus Pembunuhan Ustad Munahah

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan. Tiara dilarikan ke Puskesmas Pademawu sebelum dirujuk ke RSUD Pamekasan.

Namun, nyawa Tiara tidak tertolong. Bocah tersebut meninggal dunia saat mendapat penanganan medis.

”Setelah kejadian, DA masuk ke dalam rumah dan mengunci pintu dari dalam. Warga bersama polisi kemudian mendobrak pintu tersebut,” ucapnya.

DA ditemukan masih berada di dalam rumah memegang sebilah pisau yang diduga digunakan untuk menyerang Tiara.

Petugas langsung mengamankan DA. Pisau dapur yang diduga digunakan dalam kejadian tersebut turut diamankan sebagai barang bukti (BB).

Baca Juga: Dua Rumah Warga Dusun Barat Sungai, Pamekasan Dilalap Si Jago Merah

Evan menyebut, penyidik Satreskrim Polres Pamekasan masih melakukan pemeriksaan terhadap DA untuk mengungkap kronologi dan motif kejadian.

Berdasarkan keterangan keluarga dan sejumlah saksi, DA disebut memiliki riwayat gangguan jiwa. Kondisinya diduga kembali kambuh dalam empat hari terakhir.

DA juga masih mengonsumsi obat terkait kondisi kejiwaannya. Namun, polisi masih menunggu hasil observasi medis untuk memastikan kondisi kejiwaan yang bersangkutan.

Evan mengatakan, polisi berkoordinasi dengan tim medis dan psikiater. Observasi dilakukan untuk memastikan kondisi kejiwaan DA secara medis.

”Terduga pelaku beserta barang bukti sebilah senjata tajam telah kami amankan di Mapolres Pamekasan. Penyidik masih melakukan pemeriksaan mendalam dan berkoordinasi dengan tim medis serta psikiater,” tukasnya. (afg/bil)

Editor : Anis Billah
bocah ditikam ibu kandung Kejiwaan pisau dapur polres pamekasan