Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Penyidik Periksa Lima Saksi

Hera Marylia Damayanti • Senin, 19 Januari 2026 | 05:20 WIB
Keseriusan penyidik Satreskrim Polres Bangkalan dalam penanganan kasus pemerkosaan yang terjadi di Kecamatan Sepulu dipertanyakan. (Ilustrasi: Radar Mandalika)
Keseriusan penyidik Satreskrim Polres Bangkalan dalam penanganan kasus pemerkosaan yang terjadi di Kecamatan Sepulu dipertanyakan. (Ilustrasi: Radar Mandalika)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Sepekan lebih remaja berinisial N dilaporkan hilang ke Mapolres Bangkalan. Korban pencabulan oknum lora di Kecamatan Galis itu hingga sekarang belum ditemukan.

Korban N dinyatakan hilang pada Rabu (7/1) sekitar pukul 23.00. Penyidik Satreskrim Polres Bangkalan menyebut sudah memeriksa lima saksi dalam kasus hilangnya N.

Kasihumas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama menyampaikan, penyidik Satreskrim Polres Bangkalan sudah memeriksa lima orang saksi dalam kasus tersebut.

Dua saksi dari keluarga korban dan tiga saksi lainnya merupakan santriwati dan pihak pondok pesantren (ponpes). Mereka diperiksa pada Kamis (15/1).

”Kami sudah memeriksa lima orang saksi dalam kasus tersebut. Dua di antaranya merupakan santriwati yang diduga menjadi penghubung korban dengan pelaku oknum lora berinisial S,” tuturnya.

Selain itu, penyidik terus berupaya melakukan pencarian terhadap keberadaan korban N.

Penyidik sempat menerima informasi terkait keberadaan korban. Namun, saat didatangi ke lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian, korban tidak ada di lokasi.

”Saat tim kami mendatangi lokasi, korban tidak ditemukan di lokasi itu,” paparnya.

Meski sudah memeriksa tiga saksi dari pihak ponpes, Agung belum bisa memberikan keterangan secara detail soal peran ketiga saksi tersebut.

”Sudah diperiksa, tapi kami belum bisa memastikan peran ketiga orang saksi yang kami periksa ini,” kelitnya.

Direktur Muslimah Humanis Indonesia (MHI) Mutmainnah mendesak aparat kepolisian untuk segera menemukan korban.

Pelaku dan otak di balik penculikan korban harus diusut. Siapa saja yang berperan harus diadili.

”Penyidik harus mengusut tuntas kasus ini, termasuk siapa saja yang berperan untuk menghilangkan/menculik korban,” pintanya. (za/bil)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#santriwati #pencarian #MHI #oknum lora #korban pencabulan #belum ditemukan #penculikan