Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pengerjaan Gedung Rektorat IAIN Madura Diduga Asal-asalan

Hera Marylia Damayanti • Kamis, 22 Mei 2025 | 17:17 WIB
MEGAH: Sejumlah mahasiswa sedang berada di sekitar gedung rektorat IAIN Madura Rabu (21/5). (AYU LATIFAH/JPRM)
MEGAH: Sejumlah mahasiswa sedang berada di sekitar gedung rektorat IAIN Madura Rabu (21/5). (AYU LATIFAH/JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id — Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura kini menjadi kampus yang representatif. Sebab, memiliki gedung rektorat yang menghabiskan anggaran sebesar Rp 33,3 miliar.

Pengerjaan megaproyek yang dibiayai dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tersebut diduga asal-asalan.

Indikasinya, gedung rektorat yang diresmikan pada akhir Januari 2025 itu ditemukan ada bagian bangunan yang tidak lengkap. Di antaranya, kaca di dinding bangunan banyak yang tidak terpasang.

Berdasar pengamatan koran ini, lantai bawah tanah yang direncanakan untuk area parkir ternyata tidak dipercantik dengan keramik.

Ironisnya, ada beberapa bagian tembok yang rentak. Penyangga pagar di lobi terlihat tidak presisi dan ada cat yang memudar.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) IAIN Madura Ismatul Izzah mengatakan, proyek pembangunan gedung berlantai empat tersebut tuntas 100 persen.

Dia menjamin proyek tersebut sesuai kontrak. ”Kami telah menempati bangunan ini sudah satu bulan,” katanya.

Menurut dia, nilai kontrak proyek yang dimenangkan PT Ris Putra Delta itu sebesar Rp 31 miliar lebih. Saat ini bangunan tersebut sedang tahap pemeliharaan.

”Jangka waktu (masa pemeliharaan) satu tahun,” imbuh Ismatul Izzah.

Menanggapi kaca yang belum terpasang, perempuan berhijab itu mengeklaim merupakan bagian dari perencanaan.

”Bukan dibiarkan tanpa kaca, tapi kontraknya atau perencanaannya memang seperti ini. Untuk yang lain, nanti akan kami laporkan ke rekanan untuk diperbaiki,” janjinya.

Sementara itu, staf PT Ris Putra Delta Kuspriyadi menyampaikan, pekerjaan tersebut sudah tuntas 100 persen per 30 Januari.

Perusahaannya tidak menampik bahwa jendela yang ada tidak terpasang sesuai bill of quantities (BOQ).

”Untuk kaca samping, di BOQ memang lubang, tidak ada item pasang kaca samping. Untuk yang tembok retak akan segera kami perbaiki,” janjinya. (ay/yan)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#gedung rektorat #asal asalan #iain madura #PT Ris Putra Delta #Perencanaan #rekanan #masa pemeliharaan