BANGKALAN, RadarMadura.id – Polsek Socah bergerak cepat pasca menerima informasi penjambretan yang dialami Novi Dwi Lestari pada Selasa (22/4) sekitar pukul 22.30.
Buktinya, polisi langsung minta keterangan korban di rumahnya yang terletak di Perumahan Ar-Royyan, Kecamatan Kamal, Rabu (23/4).
Kapolsek Socah AKP Suharijanto mengatakan, dalam kasus penjambretan yang terjadi di Jalan Raya Klobungan tersebut, pelaku berhasil membawa kabur tas berisi ponsel premium yaitu IPhone dan kosmetik milik korban.
”Korban pulang dari tempat kerjanya mengendarai sepeda motor nomor polisi (nopol) L 6783 IC,” katanya.
Setiba di Pos Halim di Jalan Soekarno-Hatta Bangkalan, lanjut Suharijanto, perasaan korban mulai tidak nyaman.
Sebab, ada dua pria yang membuntutinya. Perempuan berusia 25 tahun itu lalu mempercepat laju sepeda motornya.
Namun, setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), dua pria yang mengendarai sepeda motor tersebut mendekat dan mencoba menjabret tas korban. Namun, aksi pelaku gagal.
”Pelaku kemudian menendang ban depan sepeda motor hingga korban terjatuh,” ungkap Suharijanto.
Dijelaskan, setelah melihat korban terjatuh, pelaku bergegas mengambil tas. Setelah berhasil merampas tas korban, pelaku lalu kabur.
”Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka lecet pada pipi kanan, hidung, dagu, hingga lutut kanan. Kami saat ini masih menyelidiki kasus ini,” terangnya.
Agar insiden serupa tidak terjadi lagi, Suharijanto mengimbau kepada seluruh pengguna jalan yang hendak ke arah Socah dan Kamal untuk meningkatkan kewaspadaan.
Apalagi, jika berkendara pada pukul 22.00 ke atas.
”Apalagi, kalau perempuan. Saran saya, sebaiknya dijemput oleh anggota keluarga yang lain. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” imbaunya. (za/yan)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia