Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Yoshihiro Togashi Siapkan Empat Skenario Akhir Hunter x Hunter: Antisipasi Jika Tak Sempat Menyelesaikan Manga Legendarisnya

Fadila An Naila • Senin, 16 September 2024 | 02:59 WIB

Hunter x Hunter kembali dari hiatus (wall.alphacoders.com)
Hunter x Hunter kembali dari hiatus (wall.alphacoders.com)

RadarMadura.id - Yoshihiro Togashi, kreator manga terkenal Hunter x Hunter, baru-baru ini memberikan pernyataan mengejutkan terkait akhir dari manga legendaris yang sudah lama ditunggu-tunggu oleh para penggemarnya.

Dalam sebuah acara di TV Asahi bernama Iwakura dan Yoshizumi, Togashi secara terbuka berbicara mengenai rencana akhir kisah Hunter x Hunter.

Hal ini menjadi sorotan utama lantaran kesehatan sang mangaka yang telah menjadi perhatian selama bertahun-tahun, kerap membuatnya mengambil jeda panjang dari dunia manga.

Kesehatan Togashi yang sering memburuk membuat banyak penggemar khawatir bahwa ia mungkin tidak akan sempat menyelesaikan serial ini.

Oleh karena itu, Togashi memutuskan untuk mengungkapkan apa yang bisa menjadi akhir dari Hunter x Hunter jika ia tidak mampu menyelesaikannya sendiri.

Pernyataannya memicu beragam reaksi dari penggemar yang merasa cemas dan penasaran dengan nasib cerita yang sudah berjalan lebih dari dua dekade ini.

Tiga Skenario Ending

Dalam wawancara tersebut, Togashi menjelaskan bahwa ia telah menyiapkan beberapa skenario untuk mengakhiri Hunter x Hunter.

Ada tiga opsi utama yang dia sebut sebagai ending A, B, dan C. Ketiga skenario ini berbeda dalam hal bagaimana Togashi memprediksi reaksi penggemar terhadap masing-masing akhir cerita.

Menurut terjemahan dari PewPiece di platform X (dulu dikenal sebagai Twitter), Togashi mengatakan bahwa ending A dan B mungkin akan diterima secara beragam oleh penggemar, dengan tanggapan yang bisa positif maupun negatif.

Namun, skenario ending C, ia perkirakan, akan menjadi yang paling kontroversial dan berpotensi memicu reaksi keras dari penggemar setia.

Meskipun tidak ada penjelasan rinci mengenai ketiga skenario ini, Togashi menyiratkan bahwa masing-masing memiliki kemungkinan besar menimbulkan reaksi yang berbeda.

Namun demikian, Togashi tampaknya masih belum puas dengan ketiga skenario tersebut. Ia menambahkan bahwa pada akhirnya ia mungkin tidak akan memilih salah satu dari tiga opsi tersebut.

Ini memperlihatkan betapa seriusnya dia memikirkan akhir yang paling tepat untuk Hunter x Hunter, sebuah manga yang telah menjadi bagian integral dari hidupnya dan para penggemarnya.

Ending D: Opsi Terakhir

Selain tiga skenario tadi, Togashi juga membeberkan adanya ending lain yang disebutnya sebagai Ending D.

Ending ini akan menjadi "cadangan" jika dia benar-benar tidak mampu menyelesaikan manga tersebut karena kondisi kesehatannya.

Ia mengatakan bahwa Ending D akan menjadi penutup cerita yang mungkin tidak sempurna, tetapi tetap dapat memberikan rasa penutup bagi penggemar yang telah mengikuti perjalanan panjang Gon Freecss dan teman-temannya.

Dalam ending tersebut, Togashi menggambarkan sebuah adegan emosional yang melibatkan karakter baru bernama Jin, yang berada di tepi danau memancing.

Jin berhasil menangkap "Penguasa Danau", seekor makhluk legendaris, dan kemudian menghadiahkannya kepada ibunya sebagai bentuk pembuktian bahwa dia tidak ingin menjadi seorang Pemburu, sebuah jalan hidup yang sangat dihormati dalam dunia Hunter x Hunter.

Adegan tersebut menggambarkan dilema Jin yang enggan meninggalkan pulau tempat tinggalnya, meskipun dia berada di bawah bayang-bayang kakeknya, Gon Freecss, seorang Pemburu legendaris.

Dalam skenario ini, Jin digambarkan sebagai karakter yang mencari kebahagiaan dalam kehidupan sederhana, jauh dari dunia pemburu yang penuh bahaya.

Togashi menunjukkan bahwa tidak semua orang dalam dunia Hunter x Hunter terlahir untuk menjadi pemburu, dan beberapa di antaranya, seperti Jin, lebih memilih kehidupan yang damai dan stabil.

Kesehatan Togashi dan Masa Depan Hunter x Hunter

Kesehatan Yoshihiro Togashi telah menjadi sumber kekhawatiran bagi para penggemar selama bertahun-tahun.

Masalah punggung yang parah membuatnya sering kali terpaksa menghentikan proses produksi Hunter x Hunter untuk waktu yang tidak terbatas.

Meskipun demikian, ia selalu berusaha kembali melanjutkan kisah ini, meskipun dengan tempo yang jauh lebih lambat dibandingkan masa-masa awal manga ini diterbitkan.

Pengumuman tentang ending Hunter x Hunter ini, meski mengkhawatirkan, juga menjadi bentuk transparansi dari Togashi kepada penggemar setianya.

Ia ingin memastikan bahwa apapun yang terjadi, kisah ini akan tetap mendapatkan akhir, meskipun mungkin tidak seperti yang dibayangkan banyak orang.

Dengan situasi kesehatannya yang tidak menentu, masa depan Hunter x Hunter memang penuh dengan ketidakpastian.

Namun, semangat dan dedikasi Togashi untuk menyelesaikan manga ini, meski dengan segala keterbatasan yang ia hadapi, tetap menginspirasi banyak penggemar.

Ending apapun yang akan dipilih, penggemar Hunter x Hunter telah siap untuk menerima dan menghargai hasil kerja keras sang mangaka selama bertahun-tahun. (fadila)

Editor : Fadila An Naila
#ending hunter x hunter #Yoshihiro Togashi #Hunter x Hunter