Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Muncul Sebagai Lawan Terakhir, Inilah Penjelasan Terkait Quincy di Seri Anime Bleach Thousand Year Blood War

Achmad Andrian F • Jumat, 2 Agustus 2024 | 20:45 WIB
Deretan Quincy anime Bleach (screenrant.com)
Deretan Quincy anime Bleach (screenrant.com)

RadarMadura.id - Adaptasi anime Bleach Thousand-Year Blood War telah berhasil memikat para penggemar dengan respons yang sangat positif.

Para penggemar yang mengikuti alur cerita manga mungkin merasa puas dengan eksekusi anime ini, namun bagi yang tidak mengikuti manganya, mungkin ada beberapa kejutan dan kebingungan, terutama saat kemunculan villain utama, yaitu Quincy.

Quincy pertama kali diperkenalkan dalam seri ini melalui karakter Uryu Ishida, namun sebelumnya klan pemburu Hollow ini tidak dikembangkan dengan baik.

Yang mengejutkan, Quincy kembali sebagai villain utama dalam saga terakhir, mengguncang dunia para Shinigami di Soul Society.

Terdapat perbedaan mendasar antara Shinigami, Hollow, dan Quincy. Jika Shinigami dan Hollow adalah jiwa-jiwa yang berevolusi setelah kematian, Quincy adalah manusia yang mampu memanfaatkan energi spiritual (Reishi).

Kekuatan spiritual inilah yang memungkinkan Quincy melihat hantu termasuk Hollow dan menjadi alasan utama mengapa mereka memburu serta menghancurkan Hollow.

Meskipun Shinigami mampu menyucikan Hollow dan mengembalikan mereka ke bentuk jiwa murni di Soul Society, Quincy memiliki pandangan berbeda.

Mereka meyakini bahwa Hollow tidak layak mendapat kesempatan kedua, tindakan Quincy dalam menghancurkan Hollow dianggap sebagai upaya menjaga keseimbangan jiwa di berbagai dunia, termasuk Soul Society, dunia manusia, dan Dunia Hollow.

Akibat dari tindakan mereka, banyak jiwa yang terjebak di dunia manusia daripada di Soul Society yang dapat mengancam kehancuran dunia karena kehidupan dan kematian berada di satu tempat yang sama.

Quincy memiliki gaya bertarung unik, yakni dengan menyerap dan memanipulasi energi spiritual untuk menciptakan senjata spiritual seperti panah, yang dikenal sebagai Heilig Bogen dan Heilig Pfeil.

Karena mereka masih manusia, Quincy merasakan sakit saat menerima serangan, sehingga mereka cenderung menyerang musuh dari jarak jauh.

Selain itu, Quincy juga memiliki kekuatan lain, seperti kemampuan menggunakan mantra sihir dan transformasi yang disebut Vollständig, yang mirip dengan Bankai bagi Shinigami.

Karena kebiasaan mereka menghancurkan Hollow, Quincy tidak lagi dianggap sebagai rival biasa bagi Shinigami, melainkan musuh bebuyutan.

Ribuan tahun sebelum cerita utama dimulai, Shinigami memutuskan untuk menghancurkan seluruh Quincy demi menjaga keseimbangan jiwa dan mencegah kehancuran dunia, yang dikenal sebagai Collapse of the Worlds.

Setelah peperangan berdarah, pemimpin Quincy, Yhwach, dikalahkan dan dikurung, sebagian kecil Quincy yang selamat memutuskan untuk berhenti memburu Hollow.

Uryu Ishida dan ayahnya Ryuken diyakini sebagai Quincy terakhir yang selamat sebelum arc Thousand-Year Blood War dimulai.

Setelah kekalahan mereka dalam perang melawan Shinigami 1.000 tahun lalu, Quincy menemukan tempat berlindung di Seireitei, di tengah-tengah Soul Society.

Mereka menggunakan energi spiritual untuk menciptakan pelindung, yang dikenal sebagai Wandenreich atau “Kerajaan Tidak Kasat Mata” dan menunggu 1.000 tahun hingga raja mereka kembali untuk memulai perang melawan Shinigami.

Pemilihan Quincy sebagai musuh terakhir dalam seri ini cukup mengejutkan, namun juga masuk akal mengingat arc sebelumnya yang lebih berfokus pada Hollow dan Shinigami.

Konflik antara Quincy dan Shinigami yang mewakili kebalikan satu sama lain menciptakan pertarungan epik yang dahsyat.

Para penggemar akan menyaksikan banyak momen pertarungan luar biasa dalam adaptasi anime ini. (andrian)

Editor : Achmad Andrian F
#bleach #Bleach Thousand Year Blood War #anime #quincy