Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Penjelasan Gege Akutami Terkait Kematian Kento Nanami di Arc Shibuya pada Anime Jujutsu Kaisen

Achmad Andrian F • Kamis, 18 Juli 2024 | 21:57 WIB
Kematian Kento Nanami di arc Shibuya (wall.alphacoders.com)
Kematian Kento Nanami di arc Shibuya (wall.alphacoders.com)

RadarMadura.id – Pencipta sekaligus komikus manga Jujutsu Kaisen, Gege Akutami, menjadi pembicaraan hangat di Jepang setelah membunuh salah satu karakter utama dalam komiknya.

Akutami membuat akhir yang tragis bagi karakter Kento Nanami, yang telah menjadi favorit banyak pembaca.

Insiden Shibuya merupakan salah satu busur cerita terbesar dalam serial manga Jujutsu Kaisen, busur ini bukan hanya menampilkan beberapa pertempuran paling intens dalam seri, tetapi juga membawa perubahan signifikan dalam alur cerita dan nasib para karakter.

Karakter Kento Nanami tidak seberuntung yang lain. Setelah berjuang melawan sejumlah manusia yang berubah bentuk dan roh terkutuk, Nanami akhirnya terbunuh di tangan Mahito.

Kematian ini mengejutkan para pembaca manga di Jepang, yang mempertanyakan keputusan Gege Akutami untuk membunuh karakter yang begitu dicintai.

Dalam sebuah wawancara, Gege Akutami mengungkapkan alasan di balik keputusan tragis tersebut.

"Ketika saya mulai menuliskan insiden Shibuya, sejujurnya sebagai karakter saya sangat menyukai Nanami," kata Akutami.

Ia juga menjelaskan bahwa Nanami adalah karakter yang mudah digunakan dalam berbagai situasi dan plot.

Namun, seiring dengan berkembangnya cerita dan meningkatnya intensitas pertempuran, Akutami merasa bahwa kematian Nanami adalah hal yang tak terhindarkan.

"Ketika saya mempertimbangkan peran cerita dan perkembangan karakter, saya tidak punya pilihan lain," lanjutnya.

Gege Akutami juga menyebutkan bahwa kematian Nanami dibuat dengan cara yang sulit dan penuh emosional.

Dia merasa bahwa Nanami tidak memiliki masa depan lagi dalam alur cerita Jujutsu Kaisen setelah insiden Shibuya.

"Saya sudah memikirkan akhir beberapa karakter, jadi itu mungkin yang terjadi pada Nanami dan karakter lainnya," tambah Akutami.

Manga Jujutsu Kaisen telah menjadi fenomena sejak penayangan versi animenya pada Oktober 2020.

Popularitasnya yang meroket membuat penjualan manga ini meningkat tajam, dengan total penjualan mencapai 35 juta eksemplar di Jepang.

Kematian Nanami dalam insiden Shibuya menjadi salah satu momen yang paling dikenang dan dibicarakan oleh para penggemar, menunjukkan betapa mendalamnya pengaruh manga ini terhadap pembacanya. (andrian)

 

Editor : Achmad Andrian F
#Gege Akutami #shibuya #Arc #anime #kento nanami #Nanami #Jujutsu Kaisen