Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Dosa-Dosa Kaigaku dalam Kimetsu no Yaiba: Pengkhianatan, Keburukan, dan Akhir yang Menyedihkan

Fadila An Naila • Senin, 1 Juli 2024 | 03:54 WIB

Kaigaku, Kimetsu no Yaiba
Kaigaku, Kimetsu no Yaiba

RadarMadura.id— Kaigaku adalah salah satu karakter antagonis dalam seri Kimetsu no Yaiba yang penuh dengan kontroversi.

Pertama kali muncul dalam kilas balik saat Zenitsu menghadapi pertarungan sulit di Gunung Natagumo melawan Keluarga Iblis Laba-Laba, Kaigaku belum menampakkan wajahnya.

Kemudian, dalam Hashira Training Arc, sosoknya kembali muncul melalui flashback masa lalu Gyomei Himejima, Pilar Batu.

Kilas balik tersebut mengisyaratkan bahwa anak yang menyebabkan Iblis menyerang kuil adalah Kaigaku, meskipun tidak diungkapkan secara langsung.

Sepanjang hidupnya, Kaigaku telah melakukan banyak kesalahan fatal yang merugikan banyak pihak dan menyebabkan kematian orang-orang tak bersalah.

Berikut ini adalah beberapa dosa terbesar Kaigaku dalam Kimetsu no Yaiba.

1. Menjadi Pribadi yang Pengecut dan Egois

Kaigaku dikenal sebagai sosok yang angkuh dan kurang ajar. Dia pengecut dan egois, tak ragu melakukan hal-hal tak bermoral demi kepentingan pribadi.

Sejak kecil, Kaigaku hidup tanpa orang tua dan sering mencuri untuk bertahan hidup. Tragedi di kuil Gyomei pun berawal dari kebiasaannya mencuri uang dan diusir oleh anak-anak lainnya.

Bahkan setelah menjadi Pembasmi Iblis, sifat buruk Kaigaku terus berlanjut. Dia enggan membantu orang lain dan tak punya keinginan untuk melawan Iblis. Saat berhadapan dengan Iblis yang lebih kuat, Kaigaku lebih memilih untuk menyerah dan kabur.

2. Mengkhianati Gyomei dan Menyebabkan Kematian Anak-Anak

Kaigaku seharusnya beruntung diasuh oleh Gyomei Himejima dan hidup dengan anak-anak yatim lainnya di kuil. Namun, ia tak pernah menghargai kesempatan tersebut.

Kaigaku melanggar aturan Gyomei untuk tidak bermain di luar batas dupa Wisteria yang membakar untuk menghalau Iblis masuk ke kuil.

Ketika Kaigaku bertemu dengan Iblis di hutan, dia membuat kesepakatan untuk menyelamatkan diri. Kaigaku menunjukkan jalan ke kuil dan memadamkan dupa Wisteria, menyebabkan Iblis bisa masuk dan membunuh tujuh anak yang diasuh Gyomei. Gyomei pun dituduh dan dihukum atas kejahatan yang tak dia lakukan.

3. Menjadi Senior yang Buruk bagi Zenitsu

Setelah tragedi di kuil, Kaigaku diadopsi oleh Jigoro Kuwajima, mantan Hashira Petir. Kaigaku menjadi senior bagi Zenitsu Agatsuma. Jigoro melatih keduanya untuk menjadi pendekar pedang hebat yang dapat menjadi penerusnya sebagai Pilar Petir.

Namun, Kaigaku tak pernah menunjukkan kelayakan sebagai seorang senior. Dia bersikap kasar dan mencemooh Zenitsu, menganggapnya pengecut.

Keputusan Jigoro memilih Zenitsu sebagai calon penerus karena ketidakmampuan Kaigaku menggunakan bentuk pertama dari Pernapasan Petir, menjadi alasan Kaigaku semakin membenci Zenitsu.

4. Menjadi Iblis karena Takut Dibunuh

Keputusan Jigoro memilih Zenitsu membuat Kaigaku berkelana sendiri mencari musuh tangguh untuk pembuktian diri. Nasib buruk menimpanya ketika bertemu dengan Kokushibo, Iblis Bulan Atas 1.

Kaigaku yang takut mati memohon pengampunan dan menerima tawaran Kokushibo untuk menjadi Iblis dengan meminum darah Muzan Kibutsuji.

Kaigaku pun menjadi Iblis dan memangsa banyak manusia, hingga terpilih mengisi posisi Iblis Bulan Atas 6 setelah kekalahan Gyutaro dan Daki.

5. Membuat Gurunya Melakukan Seppuku

Pengkhianatan Kaigaku sampai ke telinga Jigoro, sang mentor. Merasa marah dan malu, Jigoro menganggap tindakan Kaigaku sebagai kegagalan besar dalam hidupnya.

Akhirnya, Jigoro menghukum diri sendiri dengan melakukan seppuku. Zenitsu yang mendengar berita ini marah besar dan bertekad untuk menghukum Kaigaku.

6. Tak Pernah Menyesali Perbuatannya

Zenitsu akhirnya melawan Kaigaku dalam Infinity Castle Arc, menggunakan teknik Honoikazuchi no Kami yang diciptakannya. Zenitsu berhasil membunuh Kaigaku dan membalaskan kematian Jigoro.

Namun, sampai akhir hidupnya, Kaigaku tak pernah menyesali perbuatannya. Ia terus mengutuk Zenitsu bahkan saat tubuhnya hancur menjadi debu.

Dosa-dosa Kaigaku inilah yang membuatnya menjadi salah satu karakter antagonis paling dibenci dalam Kimetsu no Yaiba. Mana dosa Kaigaku yang menurutmu paling jahat? (fadila) 

Editor : Fadila An Naila
#kimetsu no yaiba #Kaigaku #Demon Slayer