RadarMadura.id— Karakter Sarada Uchiha telah menjadi sorotan dalam serial manga Boruto berkat berbagai prestasinya.
Namun, sebuah peristiwa dalam serial tersebut menimbulkan pandangan yang tidak tepat terhadapnya, membuat banyak penggemar menganggapnya sebagai "karakter gadis dalam kesulitan" yang selalu memerlukan bantuan pria.
Meskipun tidak akurat untuk menggambarkan Sarada dengan kiasan tersebut, terutama dengan perkembangannya dalam manga, pencipta Masashi Kishimoto mungkin harus menghadapi kritik atas penggambaran karakternya.
Dalam dugaan spoiler untuk Boruto: Two Blue Vortex chapter 11, para penggemar bersiap untuk menyaksikan pertarungan seru antara Sarada dan Hidari.
Namun, pertarungan tersebut terputus ketika Boruto datang, mengambil kesempatan dari Sarada untuk berdiri di atas panggung sendiri.
Spoiler juga mengindikasikan bahwa di chapter 11, Konohamaru, Sarada, Sumire, dan ninja-ninja lainnya akan menghadapi Hidari dan Pohon Dewa di Desa Konoha.
Meskipun mereka ingin mengetahui lebih banyak tentang Pohon Dewa dan hubungannya dengan Sasuke Uchiha, Hidari sendiri tidak memiliki pengetahuan tentang asal-usulnya.
Maka dari itu, Hidari berusaha melahap Sarada untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Setelah diskusi singkat, Hidari mulai menyerang.
Dia terlebih dahulu mengejutkan Sarada dan melawan Konohamaru dengan teknik Cakar dan Chidori. Namun, Konohamaru berhasil menghindari serangannya.
Hidari kemudian mengejutkan Sumire dan menangkap Sarada untuk melahapnya. Namun, Boruto tiba tepat waktu menggunakan teknik Flying Raijin dan memotong lengan Hidari yang memegang Sarada.
Meskipun penggemar berharap untuk melihat Sarada berjuang melawan Hidari, manga ini sepertinya akan memperlihatkan hal yang berbeda, yaitu Sarada terjatuh dari awal pertarungan.
Bahkan setelahnya, Boruto hadir tepat waktu, merampas kesempatan Sarada untuk bersinar sendiri dalam pertarungan tersebut.
Penggemar sangat menantikan perkembangan Sarada sejak akhir manga prekuelnya, tetapi setiap kali dia dalam situasi sulit, dia selalu diselamatkan oleh sang protagonis.
Hal ini membuat perkembangan karakter Sarada terhambat, karena dia tidak pernah memiliki kesempatan untuk membuktikan kemampuannya sendiri.
Di akhir manga Boruto: Naruto Next Generations, Sarada memperoleh Mangekyo Sharingan, tetapi belum ada situasi di mana dia harus menggunakannya.
Oleh karena itu, setiap kali protagonis menyelamatkannya, penggemar tertunda untuk melihat Sarada menggunakan Mangekyo Sharingan miliknya.
Karena itu, kecuali Kishimoto memiliki rencana yang lebih baik untuk karakter ini, Sarada seharusnya dapat melawan Hidari sendirian tanpa bantuan sang protagonis. (fadila)
Editor : Fadila An Naila