RadarMadura.id - Demon Slayer, salah satu anime terpopuler, kembali hadir dengan arc terbaru, Hashira Training Arc.
Melanjutkan kisah Kamado Tanjiro dan kawan-kawannya setelah pertempuran sengit di Arc The Swordsmith Village, musim terbaru ini semakin mengungkap siapa saja iblis bulan atas di bawah komando Kibutsuji Muzan.
Berikut adalah delapan iblis bulan atas beserta kekuatan mereka, seperti dirangkum oleh redaksi detikpop.
1. Kokushibo
Sebagai iblis bulan atas nomor satu, Kokushibo memiliki teknik pernapasan bulan yang mirip dengan para pemburu iblis. Sebelumnya, ia merupakan seorang pemburu iblis di era Sengoku yang terobsesi dengan kekuatan, hingga akhirnya menerima tawaran Muzan untuk menjadi iblis.
Ambisinya untuk hidup lebih lama dan mengembangkan kekuatannya membuatnya menonjol di antara iblis bulan atas lainnya. Kekuatan utamanya meliputi Moon Breathing, Crescent Moon Blades, dan Sixteenth Form: Moonbow, Half Moon.
2. Douma
Douma, dulunya pemimpin sekte sesat, dikenal kejam karena merekrut banyak perempuan untuk dijadikan makanannya. Ia bertanggung jawab atas kematian hashira Kanae Kocho dan ibu Inosuke.
Iblis nomor dua ini sulit dikalahkan bahkan oleh seorang Hashira, membutuhkan strategi dan perencanaan matang untuk menghadapinya. Kekuatan utamanya termasuk Ice Manipulation, Crystalline Divine Child, dan Rime - Water Lily Bodhisattva.
3. Akaza
Sebelum menjadi iblis, Akaza adalah seorang master seni bela diri yang sangat kuat. Kemampuannya semakin meningkat setelah menjadi iblis, terutama dalam pertarungan tangan kosong. Akaza muncul di Mugen Train dan menjadi dalang di balik kematian Rengoku.
Meski berada di urutan ketiga, kekuatannya bisa menandingi Kokushibo dan Douma. Kekuatan utamanya mencakup Soryu Style, Destructive Death, dan Blue Silver Chaotic Afterglow.
Baca Juga: Wisata Horor di Indonesia: Menjelajahi Tempat-Tempat Paling Angker yang Wajib Dikunjungi
4. Hantengu
Iblis bulan atas tingkat ke-4 ini memiliki kekuatan mematikan meskipun tampilannya tampak sedih. Hantengu bisa membelah diri, dengan masing-masing iblis hasil belahannya memiliki kekuatan yang berbeda-beda.
Penampilannya di desa penempa pedang membuat penonton merasa jengkel. Kekuatan utamanya adalah Manifestation of Emotional Aspects, Crazed Cry of Thunder Death, dan Compressed Sound Waves.
5. Nakime
Meski kekuatan bertarung Nakime belum sepenuhnya terlihat, kekuatan destruktifnya melalui alat musik biwanya sudah cukup menakutkan.
Sekali memetik biwa, Nakime bisa memindahkan ruangan di dalam Infinity Fortress serta memindahkan dirinya dan lawannya sesuka hati. Kekuatan utamanya termasuk Dimensional Control, Infinity Castle Architect, dan Portal Generation.
6. Gyokko
Gyokko, seperti Hantengu, turut mengacaukan desa penempa pedang. Ia memiliki penampilan aneh yang dianggapnya sebagai seni. Obsesinya pada seni membuatnya menggunakan guci sebagai alat berpindah tempat. Kekuatan utamanya mencakup Porcelain Urns, Thousand Needle Fish Kill, dan Killer Fish Scales.
7. Daki dan Gyutaro
Kakak beradik ini berbagi tempat sebagai iblis bulan atas. Gyutaro keluar dari tubuh Daki saat dilawan, menambah tantangan bagi para pemburu iblis. Mengalahkan mereka membutuhkan kekuatan besar dari Nezuko, Tanjiro, Zenitsu, Inosuke, Tengen Uzui, serta ketiga istrinya.
Kekuatan utama Gyutaro adalah Blood Manipulation, Rampant Arc Rampage, sementara Daki memiliki Obi Sash Control dan Sentient Flesh Obi.
8. Kaigaku
Kaigaku merupakan iblis bulan atas terbaru yang menggantikan posisi kakak beradik Daki dan Gyutaro. Dulunya teman Zenitsu, Kaigaku tidak pernah menjadi Hashira saat menjadi pembasmi iblis.
Namun, keinginannya untuk memiliki kekuatan lebih membuatnya bergabung dengan Muzan dan menjadi iblis bulan atas meski baru beberapa bulan. Kekuatan utamanya adalah Thunder Breathing, Manipulasi Listrik, dan kemampuan bertarung serba bisa.
Musim terbaru Demon Slayer ini menjanjikan aksi seru dan pengungkapan lebih lanjut tentang dunia iblis dan para pemburu iblis. Jangan lewatkan kelanjutan petualangan Tanjiro dan kawan-kawannya dalam Hashira Training Arc. (fadila)
Editor : Fadila An Naila