RadarMadura.id— Akhirnya terungkap pemilik potongan terakhir Road Poneglyph yang merupakan kunci untuk menemukan harta karun One Piece, peninggalan Gol D. Roger.
Merujuk dari bocoran pada forum penggemar, Poneglyph terakhir ini ternyata awalnya satu kesatuan, namun Ratu Lily atau Nefertari Lily membaginya dan menyebarkannya ke seluruh dunia.
Petunjuk penting ini sejatinya sudah tersaji dalam alur cerita One Piece saat dialog antara Im Sama dan Raja Cobra, yang mengungkapkan bahwa sosok Ratu Lily adalah orang yang bertanggung jawab atas tersebarnya Road Poneglyph menjadi beberapa potongan.
Kini, potongan-potongan Poneglyph mulai ditemukan, namun belum terkonfirmasi terkait potongan Poneglyph terakhir yang kini menjadi topik bahasan di semua forum penggemar.
Di mana sebenarnya potongan terakhir dari Poneglyph ini? Pada siapakah Ratu Lily memberikan potongan terakhir tersebut?
Eiichiro Oda, sang kreator One Piece, perlihatkan jika perburuan Road Poneglyph menjadi semakin sengit akhir-akhir ini.
Hal tersebut bisa dilihat dengan aksi Shanks yang turun tangan menghadapi Kid di Elbaf untuk meminta Road Poneglyph.
Bahkan Buggy pun sudah mulai gencar dan semangat untuk menemukan One Piece dengan petunjuk Road Poneglyph.
Belakangan ini muncul sebuah teori jika Road Poneglyph sebenarnya dipecah dan disebarkan oleh Ratu Lily dari Arabasta.
Teori ini muncul karena Eiichiro Oda seakan memberitahu kita tentang hal ini pada chapter 1085 dan 1086. Dimana disitu Eiichiro Oda memperlihatkan perbincangan tentang Ratu Lily oleh Raja Cobra, Gorosei dan Im Sama.
Ratu Lili sepertinya telah dibunuh oleh Im Sama dikarenakan Ratu Lily lah yang menyebarkan potongan Road Poneglyph.
Road Poneglyph sendiri merupakan petunjuk untuk menemukan harta karun One Piece yang sangat berharga. Sehingga tidak mengejutkan jika banyak yang rela bertarung mati-matian untuk mendapatkan potongan Road Poneglyph.
Banyak teori yang mengatakan bahwa potongan Road Poneglyph terakhir dipegang oleh Rayleigh sebagai mantan kru Roger yang pernah mencapai Laugh Tale.
Namun menurut penulis, Eiichiro Oda sebenarnya telah memberikan petunjuk tentang pemegang Road Poneglyph terakhir di Chapter 1085. Dimana saat itu Eiichiro Oda mengungkapkan identitas dari Nevertari yang merupakan keturunan bermarga 'D'.
Dalam scene tersebut, Eiichiro Oda memperlihatkan Raja Cobra yang menyuruh Koby untuk memberi pesan pada Vivi dan Luffy jika mereka sama-sama bermarga 'D'. Jika teori di awal benar bahwa Ratu Lily yang menyebarkan potongan Road Poneglyph, maka bisa jadi potongan terakhir ada pada Vivi.
Yah, Vivi merupakan keturunan dari Ratu Lily sehingga sangat mungkin jika Ratu Lily menitipkan potongan Road Poneglyph Terakhir pada Vivi. Terlebih marga 'D' yang akhirnya terungkap merupakan nama tengah Nevertari dan mengakibatkan Im Sama membunuh Ratu Lili dan juga Raja Cobra.
Maka yang tersisa hanyalah Vivi, bisa jadi Ratu Lili menitipkan potongan terakhir Road Poneglyph pada Vivi agar dia bisa menyerahkannya pada karakter yang punya marga 'D' juga, yaitu Monkey D Luffy.
Dengan demikian, misteri pemilik potongan terakhir Road Poneglyph semakin terkuak.
Analisis terkait Senjata Kuno Uranus, Mother Flame, dan kekejaman Im Sama yang berniat menenggelamkan dunia One Piece semakin menarik untuk diikuti.
Semoga kelak potongan terakhir Road Poneglyph dapat ditemukan dan membawa petualangan yang mendebarkan untuk para pemburu harta karun One Piece. (fadila)
Editor : Fadila An Naila