RadarMadura.id – Haki merupakan salah satu sumber kekuatan bagi banyak karakter di anime One Piece, ada beberapa jenis Haki yang sangat langka dan hanya sedikit orang yang berhasil membangkitkannya dalam diri mereka.
Secara sederhana, Haki memungkinkan para penggunanya untuk mengendalikan semangat mereka untuk berbagai tujuan.
Meskipun banyak karakter menggunakan Haki, ada beberapa jenis yang dianggap paling langka yang menjadi ciri khas dari karakter tersebut.
Berikut adalah penjelasan mengenai beberapa jenis Haki yang paling langka di dunia One Piece:
1. Haki Langka Shanks
Jenis Haki paling langka dalam cerita One Piece adalah Haki milik Shanks, sejak kemunculan pertamanya di episode pertama, Shanks sudah menunjukkan bahwa dia bukan orang biasa.
Shanks, yang dikenal sebagai Akagami no Shanks atau Shanks si rambut merah, adalah penolong Luffy di awal cerita dan menggunakan Conqueror’s Haki untuk mengalahkan Sea King, Shanks adalah pengguna Haki terkuat dalam cerita One Piece saat ini.
Kemampuan Haki dari Shanks sangat mengerikan dan meskipun belum terkonfirmasi, dia diyakini memiliki Conqueror Haki pada level tertinggi dan yang mengejutkan adalah di akhir arc Wano, Shanks menunjukkan kekuatan dahsyat yang langka.
2. Conqueror’s Haki Infusion
Conqueror’s Haki adalah jenis Haki yang paling langka dalam cerita One Piece, hanya dimiliki oleh satu dari satu juta orang.
Pada awalnya, Conqueror’s Haki tidak bisa digunakan sebagai senjata, melainkan untuk mengintimidasi dan memanipulasi musuh.
Namun, dalam arc Wano, Conqueror’s Haki dapat ditingkatkan lebih lanjut, diperkenalkan oleh Kaido yang menggunakannya untuk bertahan dan menyerang.
Dalam pertempuran di Onigashima, terungkap bahwa Kaido mampu bertahan dari berbagai serangan karena jenis Haki ini.
Ketika Luffy menggunakan Gear 5, dia juga tampak menggunakan jenis Haki langka ini, yang memungkinkannya mengalahkan Kaido setelah 20 tahun berkuasa.
3. Future Sight Observation Haki
Observation Haki adalah jenis Haki yang paling banyak digunakan dalam cerita One Piece, memungkinkan penggunanya merasakan hawa atau semangat orang lain.
Namun, peningkatan signifikan dari Observation Haki, yaitu Future Sight Observation Haki, memungkinkan penggunanya melihat ke masa depan.
Charlotte Katakuri adalah karakter pertama yang memperkenalkan teknik ini di arc Whole Cake Island saat bertarung melawan Luffy.
Dengan Future Sight Observation Haki, Katakuri bisa melihat beberapa detik ke depan dan mengetahui gerakan musuhnya, menjadikannya hampir tak terkalahkan dalam pertarungan.
Selain Katakuri, Luffy dan Sanji juga mampu membangkitkan kekuatan ini.
4. Advanced Grade Armament Haki
Advanced Grade Armament Haki adalah pengembangan dari Armament Haki yang diperkenalkan setelah timeskip, terutama dalam arc Wano Country.
Jenis Haki ini pertama kali diperkenalkan oleh Silvers Rayleigh dan dijelaskan lebih lanjut oleh Hyogoro ketika Luffy tiba di Wano.
Advanced Grade Armament Haki memungkinkan penggunanya memfokuskan aliran Haki ke satu titik di tubuh dan mengalirkannya keluar.
Haki ini dapat diaktifkan dari jarak jauh, menghasilkan daya hancur yang sangat besar, Luffy mampu melukai Kaido berkat Haki ini, dan para Red Scabbards juga merupakan pengguna jenis Haki ini.
5. Internal Destruction (Ryuo)
Internal Destruction atau Ryuo adalah jenis Haki paling langka di dunia One Piece.
Ryuo adalah sebutan untuk Haki di wilayah Wano, mirip dengan Armament Haki, yang memungkinkan penggunanya membuat semangat dalam diri mereka menjadi senjata.
Haki ini dapat digunakan untuk menyerang dan bertahan, serta menyentuh bentuk asli pengguna buah iblis tipe Logia.
Ryuo memungkinkan penggunanya menghancurkan benda dari dalam, seperti yang ditunjukkan oleh Rayleigh ketika menghancurkan gelang peledak Camie.
Semua samurai terkuat di Wano memiliki kemampuan ini, Luffy juga mampu menggunakan teknik ini untuk menyelamatkan Hyogoro dan dirinya dari kalung peledak.
Haki akan terus memainkan peranan penting dalam alur cerita One Piece, sejauh ini Oda Sensei telah memperkenalkan berbagai jenis sub Haki yang beberapa di antaranya sangat langka.
Editor : Achmad Andrian F