Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Syiva: Kisah Nyata Karakter Dewa dalam Anime Record Of Ragnarok (Bag.3)

Amin Basiri • Kamis, 25 April 2024 | 21:12 WIB

Karakter Syiva dalam anime Record of Ragnarok
Karakter Syiva dalam anime Record of Ragnarok

RadarMadura.id – Record of Ragnarok atau Sumatsu No Valkyrie adalah anime yang menghadirkan para tokoh mitologi dan legenda

Salah satu tokoh mitologi yang hadir adalah Syiva, salah satu dewa dalam kepercayaan agama Hindu.

Syiva digambarkan sebagai karakter yang mewakili para dewa dalam pertarungan melawan manusia.

Sedangkan dari pihak manusia, Tameemon Raiden dipilih sebagai lawan untuk melawan Syiva dalam anime Record of Ragnarok.

Melansir daro berbagai sumber, berikut adalah kisah nyata Syiva dalam mitologi kepercayaan agam Hindu

Dalam mitologi Hindu, Dewa Shiva adalah salah satu dari tiga dewa utama, bersama dengan Brahma dan Vishnu.

Dia adalah manifestasi dari Trimurti, yang mewakili siklus penciptaan, pemeliharaan, dan pemusnahan dalam alam semesta.

Kisah-kisah tentang Dewa Shiva memberikan wawasan mendalam tentang karakternya yang kompleks, yang mencakup aspek-aspek penciptaan, kebijaksanaan, kekuatan, dan penyucian.

Dalam mitologi Hindu, terdapat beberapa versi tentang asal-usul Dewa Shiva dan yang paling terkenal adalah kisah tentang bagaimana dia muncul sebagai lingga api tak terbatas atau "Lingam" yang tak berujung.

Konon, Lingam ini muncul dari awal waktu, tak tercipta dan tak terbatas, melambangkan keberadaan yang abadi.

Dikatakan bahwa Shiva tidak memiliki awal atau akhir, dan dia adalah keberadaan tertinggi yang ada sebelum segalanya. Sebagai penjaga waktu, dia melampaui konsep waktu itu sendiri.

Salah satu kisah paling terkenal dalam mitologi Hindu adalah pernikahan antara Dewa Shiva dengan Dewi Parvati.

Baca Juga: Kisah Kepemimpinan: Para Hokage yang Menginspirasi Generasi

Parvati, yang awalnya dikenal sebagai Sati, adalah reinkarnasi dari istri sebelumnya, yang membakar dirinya sendiri dalam kesedihan karena perlakuan buruk yang diterimanya dari ayahnya, Daksha.

Dewa Shiva terkesima oleh tapa kesucian dan keuletan Parvati. Namun, meskipun dia telah mencari kesunyian dalam meditasi, Parvati memilih untuk mengganggu meditasinya demi mendapatkan perhatiannya.

Melalui serangkaian ujian dan pengorbanan, Parvati akhirnya mendapatkan cinta dan pernikahan dengan Shiva.

Salah satu aspek yang paling menonjol dari Dewa Shiva adalah perannya sebagai pemusnah, yang merupakan bagian integral dari siklus kehidupan.

Dalam bentuknya yang paling menakutkan, dia dikenal sebagai "Rudra", penghancur yang membawa kematian dan kehancuran.

Namun, kehancuran ini juga merupakan bagian penting dari regenerasi dan pembaharuan alam semesta.

Dewa Shiva dianggap sebagai pelindung yang kuat, yang menghancurkan segala bentuk kejahatan dan melindungi umat manusia serta alam semesta dari kekuatan yang mengganggu keseimbangan dunia.

Dewa Shiva sering kali digambarkan dengan simbol-simbol tertentu yang mewakili karakteristik dan perannya.

Salah satu simbol utamanya adalah Lingam, yang melambangkan keberadaannya yang tak terbatas dan kekuatan kreatifnya.

Selain itu, dia juga sering digambarkan dalam bentuk Nataraja, yang merupakan penari kosmik yang menggambarkan siklus kehidupan, kematian, dan reinkarnasi.

Di seluruh India dan di seluruh dunia, Dewa Shiva dipuja dengan penuh penghormatan. Festival-festival besar seperti Mahashivratri didedikasikan untuk memuja dan merayakan kebesaran serta kebijaksanaan-Nya.

Selain itu, praktik pemujaan seperti puja, meditasi, dan penariannya, seperti Tandava, menjadi bagian integral dari penghormatan kepada-Nya.

Editor : Amin Basiri
#Syiva #karakter #mitologi #anime #Record of Ragnarok