RadarMadura.id — Dalam dunia Jujutsu Kaisen, konflik bukan hanya terjadi antara penyihir dan kutukan, tetapi juga antara para penjahat itu sendiri.
Berikut adalah ulasan singkat dari empat pertarungan epik antar villain yang mengguncang seri ini:
Sukuna vs Finger Bearer:
Di awal kisah, Sukuna, yang dikenal sebagai Raja Kutukan, mengambil alih tubuh Yuji yang terancam oleh Finger Bearer.
Awalnya, Sukuna berniat mengajak Finger Bearer untuk menghancurkan para siswa sekolah jujutsu.
Namun, setelah serangan mendadak dari Finger Bearer, Sukuna memutuskan untuk memberikan pelajaran yang keras.
Pertarungan berakhir dengan kematian Finger Bearer di tangan Sukuna yang mengaktifkan Malevolent Shrine.
Jogo vs Sukuna:
Selama insiden Shibuya, Jogo berusaha membangkitkan Sukuna dengan memberikan Yuji puluhan jari pusaka.
Sukuna bangkit, tetapi menolak permintaan Jogo untuk mengambil alih tubuh Yuji sepenuhnya.
Sebagai bentuk penghargaan, Sukuna memberi Jogo kesempatan untuk menyerangnya.
Namun, pertarungan berakhir dengan Jogo yang terbakar oleh tembakan panah api Sukuna.
Yorozu vs Sukuna:
Setelah ritual mandi, Sukuna menargetkan Yorozu, yang ingin membuat jiwa Megumi tenggelam dengan membantai tubuh kakaknya.
Yorozu, yang menantang Sukuna untuk menjadikannya suami, memberikan perlawanan sengit dengan teknik Construction.
Namun, Sukuna mengalahkannya dengan dua shikigami baru dan Mahoraga, meninggalkan Yorozu terbunuh.
Toji vs Dagon:
Dalam pertarungan yang menentukan, Toji menghadapi Dagon, yang telah mengepung para penyihir dengan kekuatannya.
Toji, yang tidak memiliki energi kutukan, mengejutkan semua orang dengan mendominasi Dagon dalam pertarungan, akhirnya mengalahkannya dan mengarahkan serangannya pada putranya, Megumi.
Pertarungan-pertarungan ini tidak hanya menunjukkan kekuatan dan kecerdikan para villain, tetapi juga menambah kedalaman pada narasi Jujutsu Kaisen, di mana bahkan penjahat pun memiliki agenda dan konflik mereka sendiri. (fadila)