Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Tolak Kawin Paksa demi Kejar Mimpi, Film Orpa Bikin Decak Kagum Penonton!

Fatmasari Margaretta • Senin, 11 September 2023 | 17:36 WIB

 

Film Orpa buatan anak bangsa. (Pinterest)
Film Orpa buatan anak bangsa. (Pinterest)

RadarMadura.id - Orpa, sebuah karya indah dari tanah Papua yang digarap anak Papua asli. Film ini mengisahkan seorang remaja perempuan yang kabur dari rumah karena dipaksa menikah demi memperbaiki kondisi finansial keluarga. 

Bagi ayahnya, pendidikan bukan untuk masyarakat miskin seperti mereka. Sebab, membiayai pendidikan Orpa hanya akan semakin membebankan hidup. Dia pikir, dengan menikahkan Orpa pada rekannya, setidaknya ekonomi mereka akan diringankan.

Uniknya, film berdurasi 1 jam 39 menit ini tak bernuansa muram. Justru, dikemas sebagai buddy movie nan asyik, jenaka sekaligus hangat yang membawa kita menjelajahi sungai, hutan serta bukit di pedalaman Papua. Satu kata, keren!

Cuplikan film Orpa
Cuplikan film Orpa

Sempat menduga para pemain akan kaku di sektor akting, nyatanya para pelakon di film ini yang rata-rata bukan aktor mampu bermain luwes dan apik, khususnya Orsila Murib yang perankan Orpa. Di balik kegelisahan hatinya, dia sejatinya perempuan cerdas, pemberani, memiliki tekad membara.

Interaksi Orpa dengan Michael Kho yang berperan sebagai Ryan, lelaki asal Jawa yang nyasar di hutan Papua sangat nyaman ditonton. Gesekan budaya yang muncul dalam relasi dua anak manusia ini tak hanya memantik tawa. Tapi, juga rasa hangat kala mereka perlahan saling percaya, mendengar, dan memahami.

Interaksi Orpa dan Ryan dalam film Orpa
Interaksi Orpa dan Ryan dalam film Orpa

Narasinya harus diakui tak selalu mulus dalam bercerita dengan penyelesaian yang agak terlalu sederhana, terlebih film ini mengusung isu kompleks yang cukup melimpah dari kritik keras terhadap pernikahan anak, akses pendidikan yang tak merata sampai hak perempuan dalam masyarakat.

Tapi mesti diakui, pesona yang terpancar dari dinamika hubungan antar karakternya yang masing-masing berharap bisa dapatkan hidup lebih baik berhiaskan pemandangan alam Papua menjadikan 'Orpa' terasa renyah untuk disantap. Selepas nonton, saya berharap akan semakin banyak anak Papua yang berani berkreasi dan menyalurkan keresahannya lewat medium film seperti ini.

Selamat menonton film buatan asli anak bangsa, guys!

 

 

Editor : Fatmasari Margaretta
#film lokal #jawa #papua #seru #pendidikan #cita-cita #budaya #Ulasan Film #kejar mimpi #film Indonesia #Kawin paksa