RadarMadura.id - Pindang iga sapi bisa menjadi pilihan menarik ketika ingin menyajikan hidangan berkuah dengan rasa gurih sekaligus segar.
Potongan iga yang dimasak perlahan membuat daging lebih empuk dan kuahnya terasa kaya kaldu.
Cita rasa tersebut semakin kuat berkat penggunaan rempah seperti serai, lengkuas, daun salam, bawang dan cabai.
Hidangan ini juga cocok disajikan bersama nasi putih hangat untuk menu makan siang maupun makan malam.
Kunci utama membuat pindang iga sapi yang lezat terletak pada proses memasak daging hingga teksturnya benar-benar empuk.
Iga sapi sebaiknya direbus terlebih dahulu sampai kaldu keluar dan bagian daging mulai mudah dilepaskan dari tulang.
Air rebusan dapat digunakan sebagai dasar kuah agar rasa pindang semakin gurih dan tidak hambar.
Setelah itu, bumbu yang sudah ditumis bisa dimasukkan untuk membangun aroma sekaligus memperkaya rasa.
Baca Juga: Resep Pisang Rambutan Anti Gagal, Camilan Renyah dengan Bentuk Unik dan Isian Pisang Manis
Bahan-Bahan Pindang Iga Sapi
1. 700 gram iga sapi, potong sesuai selera
2. 1,5 liter air
3. 2 batang serai, memarkan
4. 3 lembar daun salam
5. 3 lembar daun jeruk
6. 3 cm lengkuas, memarkan
7. 2 buah tomat, potong-potong
8. 5 buah cabai merah, iris
9. 5 buah cabai rawit, utuh atau iris
10. 6 siung bawang merah
11. 4 siung bawang putih
12. 3 cm kunyit
13. 2 cm jahe
14. 1 sdm gula merah
15. 1 sdm air asam jawa
16. Garam secukupnya
17. Kaldu bubuk secukupnya, bila diperlukan
18. 2 sdm minyak untuk menumis
19. Daun bawang secukupnya untuk taburan
Cara Membuat Pindang Iga Sapi
1. Cuci iga sapi hingga bersih, kemudian rebus dengan air sampai mendidih dan buang buih yang muncul di permukaan.
2. Masak iga dengan api kecil sampai daging mulai empuk, kemudian sisihkan kaldu tanpa membuangnya.
3. Haluskan bawang merah, bawang putih, kunyit dan jahe sampai menjadi bumbu yang cukup halus.
4. Panaskan minyak, lalu tumis bumbu halus bersama serai, daun salam, daun jeruk dan lengkuas hingga harum.
5. Masukkan tumisan bumbu ke dalam rebusan iga, kemudian aduk perlahan agar tercampur dengan kaldu.
6. Tambahkan cabai, gula merah, garam dan air asam jawa, lalu masak kembali hingga bumbu meresap ke dalam daging.
7. Masukkan potongan tomat menjelang akhir proses memasak agar teksturnya tidak terlalu hancur.
8. Koreksi rasa, kemudian masak beberapa menit sampai kuah terasa gurih, segar dan aroma rempahnya keluar.
9. Matikan api setelah iga benar-benar empuk, lalu taburkan daun bawang sebelum disajikan.
Baca Juga: Bosan dengan Tumis Kangkung Biasa? Coba Resep Kangkung Sambal Tempe Hemat tapi Nikmat
Rasa pindang akan semakin nikmat ketika kuahnya memiliki perpaduan gurih, sedikit asam, manis tipis dan pedas yang seimbang.
Tomat serta air asam jawa memberikan sentuhan segar yang membuat kuah tidak terasa terlalu berat meski menggunakan iga sapi.
Sementara itu, jahe, kunyit, serai dan lengkuas memberikan aroma khas yang membuat hidangan semakin menggugah selera.
Tingkat kepedasan juga bisa disesuaikan dengan jumlah cabai yang digunakan.
Untuk mendapatkan daging yang empuk, gunakan api kecil setelah air rebusan mulai mendidih.
Proses tersebut memang membutuhkan waktu lebih lama, tetapi membantu bumbu meresap dan membuat tekstur iga lebih lembut.
Jika menggunakan panci presto, waktu memasak dapat dipersingkat dengan tetap memperhatikan jumlah air dan tingkat kematangan daging.
Setelah matang, pindang iga sapi paling nikmat disantap selagi hangat bersama nasi putih, sambal dan lalapan.(Syarifah)
Editor : Amin Bashiri