RadarMadura.id - Bakpia ubi ungu menjadi salah satu kreasi camilan yang menarik karena menghadirkan warna alami sekaligus rasa manis yang khas.
Ubi ungu yang biasanya hanya direbus atau dikukus dapat diolah menjadi isian lembut untuk bakpia.
Perpaduan kulit berlapis dengan isian ubi yang legit membuat camilan ini cocok dinikmati bersama secangkir teh atau kopi.
Selain rasanya menarik, tampilannya juga membuat bakpia buatan rumah terlihat lebih istimewa.
Membuat bakpia ubi ungu sendiri sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan selama proses pembentukan adonan dilakukan dengan teliti.
Kulit bakpia dibuat dari adonan tepung yang kemudian diberi lapisan minyak agar menghasilkan tekstur berlapis setelah dipanggang.
Sementara itu, ubi ungu perlu dimasak hingga benar-benar lembut sebelum dihaluskan menjadi isian.
Takaran gula dapat disesuaikan agar rasa manisnya tetap seimbang dengan aroma ubi.
Baca Juga: SMAN 3 Jadi Kampiun Turnamen Bahlil Mini Soccer Zona 5, Kedua Finalis Tunjukkan Sportivitas Tinggi
Bahan Kulit Bakpia
1. 250 gram tepung terigu protein sedang
2. 50 gram tepung terigu protein rendah
3. 60 gram gula halus
4. 80 ml air
5. 60 ml minyak goreng
6. 1/4 sendok teh garam
Bahan Isian Ubi Ungu
1. 300 gram ubi ungu
2. 80 gram gula pasir
3. 50 ml santan
4. 1 lembar daun pandan
5. 1/4 sendok teh garam
6. 1 sendok makan margarin
Untuk membuat isian, kukus ubi ungu sampai empuk lalu kupas dan haluskan ketika masih hangat.
Masukkan ubi ke dalam wajan bersama gula pasir, santan, daun pandan, dan garam, kemudian masak menggunakan api kecil sambil terus diaduk.
Setelah adonan mulai mengental, tambahkan margarin dan lanjutkan memasak sampai teksturnya kalis serta mudah dibentuk.
Matikan api dan biarkan isian dingin sebelum dibuat menjadi bola-bola kecil.
Selanjutnya, campurkan tepung terigu, gula halus, dan garam dalam wadah, kemudian tuangkan air sedikit demi sedikit sambil diuleni.
Tambahkan minyak lalu uleni sampai adonan terasa lembut dan tidak mudah pecah ketika dibentuk.
Diamkan adonan selama sekitar 15 menit agar lebih rileks dan mudah digiling.
Setelah itu, bagi adonan menjadi beberapa bagian dengan ukuran yang sama.
Pipihkan setiap adonan, beri sedikit minyak, kemudian lipat atau gulung agar terbentuk lapisan pada kulit.
Istirahatkan kembali sebentar sebelum adonan dipipihkan untuk membungkus isian ubi ungu.
Letakkan satu bola isian di tengah kulit lalu rapatkan seluruh bagian adonan hingga tertutup sempurna.
Tekan perlahan agar bentuk bakpia menjadi bulat dan ketebalannya lebih merata.
Susun bakpia di atas loyang yang telah dialasi kertas roti, kemudian panggang menggunakan oven bersuhu sekitar 170 derajat Celsius.
Panggang selama kurang lebih 20–30 menit dan balik bakpia di tengah proses agar kedua sisinya matang lebih merata.
Setelah permukaan mulai kecokelatan dan kulit terasa matang, keluarkan bakpia dari oven.
Baca Juga: SMAN 3 Jadi Kampiun Turnamen Bahlil Mini Soccer Zona 5, Kedua Finalis Tunjukkan Sportivitas Tinggi
Biarkan dingin beberapa saat sebelum disajikan agar lapisan kulit lebih stabil.
Bakpia ubi ungu paling nikmat disantap saat hangat dengan bagian kulit yang masih terasa renyah dan isian lembut di dalamnya.
Jika ingin menghasilkan warna yang lebih pekat, pilih ubi ungu dengan warna daging yang benar-benar ungu dan kukus tanpa terlalu banyak air.
Isian juga harus dimasak sampai cukup kering supaya tidak membuat kulit mudah pecah saat dipanggang.
Dengan bahan sederhana tersebut, bakpia ubi ungu bisa menjadi camilan rumahan sekaligus ide jualan yang menarik.(Syarifah)
Editor : Amin Bashiri