RadarMadura.id - Mie gomak merupakan salah satu kuliner khas Sumatera Utara yang memiliki cita rasa gurih, pedas dan kaya aroma rempah.
Sajian ini menggunakan mie lidi berukuran besar yang dimasak bersama kuah santan berbumbu.
Karakter rasanya semakin khas berkat penggunaan rempah yang menjadi ciri masakan Batak.
Tak heran jika mie gomak sering disebut sebagai salah satu hidangan tradisional yang wajib dicoba saat berkunjung ke Medan.
Baca Juga: Adu SUV Listrik China, Changan Nevo Q05 atau Geely EX5 Lebih Masuk Akal?
Bahan utama yang perlu disiapkan:
1. 250 gram mie lidi atau mie gomak kering.
2. 150 gram daging sapi, potong kecil sesuai selera.
3. 800 ml santan encer.
4. 200 ml santan kental.
Bahan aromatik dan pelengkap:
1. 1 batang serai, memarkan.
2. 2 lembar daun salam.
3. 3 lembar daun jeruk.
4. 2 cm lengkuas, memarkan.
Bumbu halus:
1. 8 butir bawang merah.
2. 4 siung bawang putih.
3. 5 buah cabai merah keriting.
4. 5 buah cabai rawit merah atau sesuai selera.
5. 3 butir kemiri, sangrai.
6. 3 cm kunyit.
7. 2 cm jahe.
8. 1 sendok teh ketumbar.
9. 1/2 sendok teh andaliman, jika tersedia.
10. 1/2 sendok teh merica bubuk.
Bumbu tambahan:
1. 1 1/2 sendok teh garam atau secukupnya.
2. 1 sendok teh gula pasir.
3. 1/2 sendok teh kaldu bubuk sesuai selera.
4. 2 sendok makan minyak goreng untuk menumis.
5. 1 batang daun bawang, iris tipis.
Cara membuat mie gomak dimulai dengan merebus mie lidi dalam air mendidih hingga teksturnya lunak, tetapi tidak terlalu lembek.
Setelah matang, angkat dan tiriskan, kemudian siram sedikit minyak agar mie tidak saling menempel.
Sisihkan mie terlebih dahulu sambil menyiapkan kuah berbumbu.
Langkah ini penting agar tekstur mie tetap kenyal ketika nantinya dimasukkan ke dalam kuah.
Haluskan seluruh bahan bumbu hingga benar-benar lembut menggunakan ulekan atau blender.
Panaskan minyak, lalu tumis bumbu halus menggunakan api sedang hingga warnanya berubah lebih matang dan aromanya harum.
Masukkan serai, daun salam, daun jeruk serta lengkuas yang telah dimemarkan.
Tumis kembali hingga seluruh bumbu matang dan minyak mulai terlihat keluar dari permukaan tumisan.
Setelah bumbu matang, masukkan potongan daging sapi ke dalam wajan. Aduk hingga daging berubah warna dan terbalut rata oleh bumbu rempah.
Tuangkan santan encer sedikit demi sedikit sambil terus diaduk agar bumbu larut sempurna.
Masak dengan api kecil hingga daging mulai empuk dan kuah mengeluarkan aroma gurih.
Masukkan garam, gula pasir dan kaldu bubuk, kemudian aduk kembali hingga semua bumbu menyatu.
Setelah daging semakin empuk, tuangkan santan kental sambil terus mengaduk perlahan.
Pastikan api tetap kecil agar santan tidak pecah dan tekstur kuah tetap lembut.
Masak beberapa menit sampai kuah mengental dan rasa rempah semakin keluar.
Masukkan mie lidi yang telah direbus ke dalam kuah, lalu aduk secara perlahan hingga seluruh bagian mie terbalut bumbu.
Tambahkan irisan daun bawang untuk memberikan aroma segar pada sajian.
Cicipi kuah terlebih dahulu dan sesuaikan rasa asin, manis maupun pedas sesuai selera.
Jika ingin kuah lebih encer, tambahkan sedikit air panas atau santan encer.
Mie gomak paling nikmat disajikan selagi masih hangat dengan tambahan bawang goreng di atasnya.
Baca Juga: BAIC T1 Dibanderol Rp373 Jutaan, Mengapa Tak Mau Disamakan dengan Chery Q dan Geely EX2?
Telur rebus, kerupuk atau sambal dapat ditambahkan sebagai pelengkap agar sajian semakin menggugah selera.
Untuk menghasilkan rasa yang lebih autentik, penggunaan andaliman bisa menjadi pilihan karena memberikan sensasi aroma khas dan sedikit rasa getir.
Namun, tanpa andaliman pun mie gomak tetap dapat menghasilkan kuah santan gurih yang kaya rempah.
Kunci utama membuat mie gomak yang lezat adalah memastikan bumbu benar-benar matang sebelum santan dimasukkan.
Gunakan api kecil saat memasak santan dan jangan lupa mengaduknya secara perlahan agar kuah tidak pecah.
Mie juga sebaiknya tidak direbus terlalu lama karena masih akan menyerap kuah ketika dimasak bersama bumbu.
Dengan racikan bahan lengkap dan langkah yang tepat, mie gomak khas Medan siap menjadi menu tradisional istimewa untuk keluarga di rumah. (Syarifah)
Editor : Amin Bashiri