RadarMadura.id— Selain hidangan berbahan dasar daging, Hari Raya Idul Adha juga identik dengan sajian kue kering untuk menjamu tamu.
Salah satu camilan tradisional yang selalu diminati adalah Kue Akar Kelapa.
Jajanan khas Betawi ini menawarkan perpaduan cita rasa manis, renyah, dan gurih dalam setiap gigitannya.
Proses pembuatan kue akar kelapa terbilang praktis dan bahan-bahannya mudah didapatkan.
Menggunakan campuran utama tepung ketan, santan, dan margarin, adonan jajanan ini cukup dicetak dan digoreng.
Untuk mendapatkan tekstur renyah maksimal yang tahan lama, kunci utamanya terletak pada teknik pengulenan adonan dan pengaturan suhu api saat menggoreng.
Baca Juga: Kapan Pendaftaran CPNS 2026 Dibuka? Simak Prediksi Timeline dan Dokumen yang Harus Disiapkan
Bahan-Bahan Kue Akar Kelapa
Untuk menghasilkan camilan yang gurih dan renyah sempurna, siapkan takaran bahan baku berikut:
-
450 gr tepung ketan.
-
50 gr tepung beras.
-
130–150 gr gula halus (sesuaikan selera manis).
-
120 gr margarin (lelehkan).
-
2 butir telur.
-
1 saset santan instan (65 ml).
-
150 ml air (secukupnya).
-
1 sdt vanili cair (opsional untuk penambah aroma).
-
1/4 sdt garam.
-
Wijen putih secukupnya untuk menambah tekstur.
Langkah-Langkah Pembuatan
Ikuti panduan berikut agar adonan kue akar kelapa kokoh dan tidak hancur saat digoreng:
-
Pencampuran Awal: Di dalam wadah besar, aduk rata telur, gula halus, garam, vanili, dan santan instan hingga gula benar-benar larut.
-
Penambahan Bahan Kering: Masukkan tepung ketan, tepung beras, dan taburan wijen secara bertahap sambil terus diaduk rata.
-
Proses Uleni: Tuangkan margarin cair, lalu uleni menggunakan tangan hingga adonan kalis dan tidak lengket. Jika tekstur dirasa terlalu kering, tambahkan sedikit air secara perlahan.
-
Pencetakan: Masukkan adonan kalis ke dalam cetakan khusus akar kelapa. Sebagai alternatif, Anda juga bisa menggunakan piping bag (plastik segitiga) yang dilengkapi spuit bintang, atau berkreasi menggunakan botol bekas yang tutupnya dilubangi bentuk bintang.
-
Penggorengan: Panaskan minyak goreng. Cetak adonan memanjang langsung jatuh ke atas minyak panas.
-
Penirisan: Goreng hingga kue berwarna kuning kecokelatan. Angkat dan tiriskan minyaknya dengan baik.
Tips Ekstra Penggorengan dan Penyimpanan
Pastikan Anda selalu menggunakan api kecil selama proses menggoreng.
Hal ini bertujuan agar bagian luar kue tidak cepat gosong, sementara bagian dalamnya matang dan renyah sempurna.
Selain itu, jangan terlalu sering membolak-balik adonan di dalam wajan sebelum teksturnya mengeras (kokoh) agar tidak patah.
Setelah kue benar-benar dingin, segera simpan di dalam toples kedap udara agar kelembapannya terjaga dan tetap garing saat disajikan.
Baca Juga: Oknum ASN Dipolisikan, Diduga Lakukan Penipuan Haji
Kue akar kelapa menjadi alternatif hidangan manis yang menyeimbangkan sajian berlemak khas Idul Adha.
Dengan bahan yang terjangkau dan langkah pengolahan yang sederhana, kue khas Betawi ini merupakan pilihan cerdas untuk mengisi toples meja tamu dengan camilan tradisional yang lezat dan tahan lama. (Hasan)
Editor : Hasan Bashri