RadarMadura.id — Pulau Gili Iyang di Kabupaten Sumenep Jawa Timur menjadi sorotan karena disebut memiliki kadar oksigen tertinggi kedua di dunia setelah Laut Mati di Yordania.
Destinasi yang berada di Kecamatan Dungkek ini makin ramai dibicarakan karena biaya penyeberangannya terjangkau mulai sekitar Rp20 ribuan dan bisa dikunjungi sepanjang tahun saat cuaca cerah.
Berdasarkan data penelitian Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional pada 2005 hingga 2006, kadar oksigen di pulau ini mencapai 20,9 hingga 21,5 persen pada siang hari dan meningkat pada malam hari.
Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan rata rata wilayah lain yang berkisar 18 hingga 19 persen sehingga membuat Gili Iyang dijuluki sebagai pulau awet muda.
Baca Juga: Pelabuhan Wisata Kalianget Mubazir, Dibangun dengan Anggaran Besar Tapi Belum Dimanfaatkan
Pulau Gili Iyang Surga Oksigen di Ujung Timur Madura
Pulau Gili Iyang memiliki luas sekitar 9,15 kilometer persegi dan berada di wilayah Kabupaten Sumenep. Suasana di pulau ini relatif sepi dari lalu lintas kendaraan sehingga tingkat kebisingannya rendah.
Data pengukuran menunjukkan tingkat kebisingan berkisar 36,5 hingga 37,8 desibel. Kondisi tersebut menjadikan udara terasa lebih bersih dan nyaman untuk bernapas terutama bagi warga perkotaan yang terbiasa dengan polusi.
Berdasarkan pantauan kami, hembusan angin di kawasan pantai terasa ringan dan segar bahkan saat matahari cukup terik. Sensasi ini berbeda dibandingkan berada di pusat kota yang padat kendaraan dan aktivitas industri.
Dijuluki Pulau Awet Muda Karena Warganya Panjang Umur
Julukan pulau awet muda bukan sekadar promosi wisata. Banyak warga setempat yang berusia 90 hingga lebih dari 100 tahun masih terlihat aktif beraktivitas sehari hari.
Kondisi lingkungan yang minim polusi dan kaya oksigen diduga menjadi salah satu faktor pendukung kualitas hidup masyarakatnya. Hal ini menjadi kabar baik bagi pembaca Radar Madura yang mencari destinasi healing tanpa harus terbang jauh ke luar negeri.
Selain udara bersih, suasana sosial masyarakatnya juga tenang dan penuh kekeluargaan. Faktor ini ikut mendukung kesehatan mental bagi wisatawan yang ingin melepas stres dari rutinitas.
Cocok untuk Wisata Kesehatan dan Healing
Pulau ini kini dipromosikan sebagai destinasi wellness tourism atau wisata kesehatan. Aktivitas sederhana seperti bersepeda keliling pulau atau berjalan santai sudah cukup membuat tubuh terasa lebih ringan.
Wisatawan juga dapat mengunjungi Gua Saripah dan Gua Mahakarya yang menjadi titik favorit. Beberapa pengunjung memanfaatkan momen ini untuk terapi pernapasan dan relaksasi alami.
Bagi masyarakat Indonesia yang tinggal di kota besar dengan kualitas udara fluktuatif, berlibur ke sini bisa menjadi alternatif detoks alami. Terlebih jaraknya relatif dekat dari Surabaya maupun pusat Kota Sumenep.
Rute dan Cara Menuju Pulau
Akses menuju pulau ini dimulai dari Pelabuhan Dungkek yang berjarak sekitar 30 hingga 40 menit dari pusat Kota Sumenep. Dari Surabaya, wisatawan dapat menyeberang ke Madura lalu melanjutkan perjalanan darat ke pelabuhan tersebut.
Penyeberangan menggunakan perahu motor milik warga dengan waktu tempuh sekitar 30 hingga 40 menit tergantung cuaca. Kini tersedia pula layanan kapal cepat Bahari Express yang membantu mempersingkat waktu perjalanan.
Berdasarkan pengalaman wisatawan, datang saat musim kemarau membuat perjalanan lebih nyaman karena ombak cenderung bersahabat. Pastikan selalu mengecek kondisi cuaca sebelum berangkat.
Rincian Biaya Liburan ke Gili Iyang
Berikut gambaran biaya yang perlu disiapkan wisatawan
Biaya Penyeberangan Reguler
Sekitar Rp20.000 hingga Rp25.000 per orang sekali jalan
Sewa Perahu Khusus
Mulai Rp300.000 hingga Rp500.000 untuk pulang pergi tergantung negosiasi dan durasi
Homestay Warga
Tarif bervariasi dengan harga ramah kantong karena dikelola langsung oleh masyarakat lokal
Transportasi di Pulau
Bisa menyewa motor atau menggunakan ojek lokal untuk menuju titik wisata seperti Pantai Ropet
Harga tersebut tergolong terjangkau untuk ukuran destinasi dengan kualitas udara premium. Namun wisatawan tetap disarankan mengonfirmasi ulang tarif terbaru sebelum berangkat.
Pulau Gili Iyang membuktikan bahwa surga udara bersih tidak harus dicari hingga ke luar negeri.
Dengan ongkos relatif murah dan akses yang makin mudah, destinasi ini layak masuk daftar liburan berikutnya bagi warga Madura dan Jawa Timur.
Apakah Anda tertarik mencoba sensasi bernapas di pulau dengan kadar oksigen tertinggi kedua di dunia ini?
Editor : Hasan Bashri