RadarMadura.id - Musim liburan nataru dan tahun baru selalu jadi momen paling dinanti untuk rehat sejenak dari rutinitas.
Kalau kamu mulai bosan dengan destinasi mainstream seperti pantai atau taman rekreasi, akhir tahun ini bisa jadi waktu terbaik untuk mencoba konsep liburan yang lebih bermakna dan berkesan.
Bukan sekadar jalan-jalan, tapi juga menyelami budaya, menapak sejarah, dan mencicipi kuliner tradisional yang otentik.
Berikut 3 rekomendasi tempat wisata di Indonesia yang menawarkan pengalaman liburan akhir tahun berbeda, cocok buat kamu yang ingin liburan sambil “bercerita”.
1. Candi Muaro Jambi, Jejak Peradaban Buddha Terluas di Asia Tenggara
Bagi pencinta wisata sejarah dan aktivitas luar ruang, Candi Muaro Jambi adalah destinasi yang wajib masuk bucket list liburan nataru dan tahun baru.
Terletak sekitar 26 km dari pusat Kota Jambi, kompleks percandian ini dikenal sebagai yang terluas di Asia Tenggara, bahkan disebut memiliki area 8–12 kali lebih besar dibanding Borobudur.
Pada abad ke-7 hingga ke-13, kawasan ini dipercaya menjadi pusat pendidikan agama Buddha pada masa kejayaan Kerajaan Sriwijaya—tak heran jika sering disebut sebagai “universitas tertua” di kawasan ini.
Liburan ke sini tak melulu soal melihat candi. Kamu bisa:
-
Bersepeda menyusuri kompleks candi
-
Menyewa pemandu untuk eksplorasi sejarah yang lebih hidup
-
Menyaksikan rumah tradisional dan aktivitas masyarakat lokal
Saat akhir pekan, sempatkan mampir ke Pasar Paduko untuk mencicipi jajanan khas Jambi, lalu tutup sore dengan kopi dan pisang goreng di Pojok Kopi Dusun yang penuh nuansa tradisional. Cocok banget untuk liburan akhir tahun yang tenang dan reflektif.
2. Paris Van Java, Nostalgia Klasik di Jantung Kota Bandung
Julukan Paris Van Java langsung membawa kita pada satu kota: Bandung. Kota ini selalu berhasil memadukan arsitektur kolonial, budaya urban, dan kuliner legendaris—pas untuk liburan tahun baru yang hangat dan penuh cerita.
Salah satu ikon sejarahnya adalah toko roti Sumber Hidangan (dulu Het Snoephuis) di Jalan Braga, yang berdiri sejak 1929. Dengan interior tempo dulu, roti-roti klasik di sini serasa membawa kita kembali ke masa kolonial.
Usai menikmati kudapan, kamu bisa:
-
Menyusuri Jalan Braga yang ikonik
-
Mengunjungi Museum Konferensi Asia Afrika dan Gedung Merdeka
-
Bersantai di Alun-Alun Bandung dan Masjid Raya
Menjelang sore, tutup perjalanan dengan makan di Braga Permai, restoran legendaris sejak 1923 yang terkenal dengan hidangan Eropa dan es krim klasiknya. Paket lengkap untuk liburan nataru yang romantis dan bersejarah.
3. Keraton Yogyakarta, Harmoni Budaya, Pasar Tradisional, dan Kuliner Klasik
Tak lengkap bicara wisata budaya tanpa menyebut Yogyakarta. Kota ini selalu jadi magnet wisata akhir tahun karena kekayaan tradisi dan suasananya yang hangat.
Awali pagi dengan berkunjung ke Pasar Gede Kauman atau Pasar Pagi Kauman, yang sudah hidup sejak pukul 04.00. Lokasinya dekat Keraton Yogyakarta, membuat suasana pasar terasa seperti mesin waktu—dipenuhi jajanan tradisional khas yang kini mulai langka.
Setelah sarapan, kamu bisa melanjutkan itinerary ke:
-
Keraton Yogyakarta
-
Museum Sonobudoyo
-
Istana Air Tamansari
-
Pusat oleh-oleh dan batik
Sore hingga malam, Alun-Alun Kidul menjadi tempat santai favorit, lengkap dengan mitos dua pohon beringin dan suasana meriah khas liburan tahun baru.
Baca Juga: BBRI Bagikan Dividen Interim Rp137 per Saham, Catat Tanggal Cum Date Akhir Desember
Liburan Nataru Lebih Bermakna dengan Wisata Budaya
Liburan nataru dan tahun baru tak harus selalu soal destinasi ramai dan modern. Dengan memilih tempat wisata berbasis budaya, sejarah, dan kuliner tradisional, kamu bukan hanya berlibur—tapi juga memperkaya pengalaman dan cerita.
Dari ketenangan Candi Muaro Jambi, romantisme klasik Bandung, hingga kehangatan budaya Yogyakarta, mana destinasi yang paling ingin kamu kunjungi akhir tahun ini? (fadila)
Editor : Fadila An Naila