RadarMadura.id - Olahan tempe terus bertransformasi mengikuti selera pasar. Jika biasanya tempe identik dengan lauk harian, kini bahan sederhana ini menjelma menjadi camilan bernilai tinggi.
Salah satu yang mulai banyak dibicarakan adalah keripik tempe sagu. Perpaduan tempe dan tapioka menghasilkan tekstur ringan, kriuk, dan tidak mudah keras.
Tak heran jika camilan ini mulai dilirik untuk konsumsi keluarga hingga skala usaha rumahan. Berikut ulasan lengkap cara membuatnya dengan langkah yang bisa diikuti siapa saja.
Bahan Utama yang Digunakan
Kualitas bahan sangat memengaruhi hasil akhir keripik. Gunakan tempe segar dan tepung tapioka dengan mutu baik agar teksturnya maksimal.
Tempe daun sekitar 450 gram
Tepung tapioka Rose Brand 320 gram
Komposisi Bumbu Pencelup
Bumbu pencelup berfungsi memberi rasa gurih merata pada setiap irisan keripik.
Bawang putih 2 siung
Ketumbar bubuk 1 sendok teh
Kaldu jamur 1 sendok teh
Garam 2 sendok teh
Air bersih 300 ml
Tahap Awal Pengolahan Tempe
Tempe dibuka dari pembungkusnya lalu dipindahkan ke wadah yang bersih dan kering. Kebersihan wadah penting agar proses selanjutnya tidak terganggu. Setelah itu, tempe ditimbang untuk menyesuaikan jumlah tepung tapioka yang akan dicampurkan.
Proses Pencampuran Adonan
Tepung tapioka dimasukkan sesuai berat tempe. Aduk perlahan menggunakan centong nasi hingga adonan tercampur rata.
Pengadukan sebaiknya tidak menggunakan tangan langsung untuk menjaga tekstur dan kebersihan adonan.
Pembentukan dan Pemadatan Adonan
Siapkan plastik bersih dengan ukuran sekitar 6 cm lebar dan panjang kurang lebih 25 cm. Ikat salah satu ujung plastik, lalu isi dengan adonan sambil ditekan agar benar benar padat. Kepadatan ini berpengaruh pada kerapian irisan keripik saat dipotong nanti.
Fermentasi untuk Hasil Lebih Renyah
Setelah plastik terisi penuh, ikat ujung satunya dengan kuat. Tusuk permukaan plastik menggunakan tusuk gigi secara merata.
Adonan kemudian digantung di tempat terbuka dengan sirkulasi udara baik selama dua hari. Proses ini membantu menciptakan tekstur khas keripik tempe sagu.
Teknik Pengirisan Tipis
Adonan yang telah difermentasi diiris setipis mungkin. Semakin tipis irisan, semakin renyah hasil keripik setelah digoreng.
Peracikan Bumbu Pencelup
Bawang putih, ketumbar, kaldu jamur, dan garam dihaluskan hingga menyatu. Tambahkan air, aduk rata, lalu sesuaikan rasa agar tidak terlalu asin namun tetap gurih.
Proses Penggorengan yang Menentukan
Minyak dipanaskan hingga benar benar panas. Irisan tempe sagu dicelupkan ke bumbu, kemudian langsung digoreng hingga berwarna kecokelatan. Setelah matang, keripik ditiriskan agar minyak berlebih hilang.
Cara Menyimpan agar Tetap Kriuk
Keripik yang sudah dingin disimpan dalam toples kedap udara. Penyimpanan yang tepat membantu menjaga kerenyahan dan cita rasa lebih lama.
Kenapa Keripik Tempe Sagu Layak Dicoba
Selain rasanya yang gurih dan teksturnya ringan, camilan ini memiliki nilai ekonomis yang menarik. Bahan mudah didapat, proses bisa dilakukan di rumah, dan hasilnya cocok untuk konsumsi pribadi maupun dijual kembali sebagai produk camilan kekinian. (hasan)
Editor : Hasan Bashri