RadarMadura.id - Liburan akhir tahun di Bali sering kali identik dengan pantai dan aktivitas luar ruangan. Namun cuaca musim hujan kadang membuat rencana berubah.
Untungnya, Ubud menawarkan berbagai pilihan wisata dalam ruangan yang justru membuat perjalanan terasa lebih intim dan hangat.
Dari seni hingga belanja, setiap sudut Ubud menghadirkan pengalaman yang tetap memikat meski langit sedang mendung.
Berikut pilihan destinasi indoor di Ubud yang dapat menjadi penyelamat liburan akhir tahun sekaligus menghadirkan sentuhan budaya Bali yang kaya dan berkesan.
Neka Art Museum
Museum ini menjadi salah satu tempat terbaik untuk memahami perkembangan seni rupa Bali. Koleksinya memadukan lukisan klasik dan kontemporer, dilengkapi artefak bersejarah seperti keris dan foto dokumentasi budaya.
Suasana ruangan yang tenang membuat kunjungan tetap nyaman walaupun hujan mengguyur luar.
Lokasi Jalan Raya Sanggingan Nomor 10, Kedewatan.
Jam operasional 09.00 sampai 17.00 Wita
Harga tiket Rp75.000 untuk anak usia 6 hingga 12 tahun dan Rp150.000 untuk dewasa.
Pasar Seni Ubud
Sebagian area pasar telah ditata sebagai ruang indoor serta semi indoor, sehingga tetap cocok untuk dikunjungi saat hujan.
Di sini pengunjung bisa berburu aneka oleh oleh khas Bali mulai dari kain tradisional, anyaman, ukiran, hingga aksesori handmade.
Tersedia juga penjual makanan sehingga pengunjung bisa sekaligus mencicipi kuliner khas Bali di tengah suasana pasar yang hidup.
Lokasi Jalan Raya Ubud Nomor 35
Jam operasional 08.00 sampai 18.00 Wita
Harga tiket gratis
The Blanco Renaissance Museum
Bangunan museum ini menghadirkan perpaduan arsitektur Spanyol dan Bali yang unik. Koleksinya menampilkan karya Antonio Blanco dalam galeri tertata rapi, lengkap dengan studio lukis dan perpustakaan.
Suasananya hangat dan artistik sehingga cocok menjadi tujuan ketika cuaca kurang bersahabat.
Lokasi Jalan Raya Campuhan, Sayan
Jam operasional 09.00 sampai 17.00 Wita
Harga tiket Rp55.000 untuk wisatawan lokal dan Rp100.000 untuk wisatawan mancanegara
Museum Puri Lukisan
Koleksi seni tradisional dan modern dipamerkan dalam bangunan bergaya klasik yang nyaman dijelajahi.
Museum ini juga menyediakan berbagai workshop seperti gamelan, tarian Bali, hingga melukis topeng. Setelah menikmati galeri, pengunjung bisa beristirahat di restoran yang tersedia di dalam area museum.
Lokasi Jalan Raya Ubud
Jam operasional 09.00 sampai 18.00 Wita
Harga tiket gratis untuk anak di bawah 15 tahun dan Rp95.000 untuk dewasa
ARMA Museum
Agung Rai Museum of Art menghadirkan karya seni maestro hingga modern yang tertata dalam ruang luas dan artistik.
Suasananya mendukung pengunjung untuk menikmati karya lukis dan patung Bali dengan lebih mendalam. Hujan tidak menjadi masalah karena seluruh area dibuat nyaman untuk eksplorasi sepanjang hari.
Lokasi Jalan Raya Pengosekan Ubud
Jam operasional 09.00 sampai 18.00 Wita
Harga tiket gratis untuk anak di bawah enam tahun dan Rp150.000 untuk dewasa
Liburan akhir tahun tetap bisa berjalan lancar dan menyenangkan di Ubud. Deretan wisata indoor tersebut menawarkan pengalaman seni, budaya, dan belanja yang membuat perjalanan tetap berkesan tanpa harus khawatir cuaca.
Jika hujan turun, justru saat itulah Ubud memperlihatkan suasana paling damai untuk dinikmati. (hasan)
Editor : Hasan Bashri