RadarMadura.id— Siapa sangka, sebuah desa kecil di Lumajang kini ramai diperbincangkan warganet. Kalipinusan Poncosumo, destinasi wisata di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, tiba-tiba mencuri perhatian karena keindahan aliran sungainya yang jernih dan suasana alamnya yang sejuk.
Dulu, kawasan ini hanyalah aliran sungai biasa yang dilewati warga desa. Namun berkat ide kreatif masyarakat setempat, Kalipinusan disulap menjadi wisata alam keluarga yang asri, bersih, dan ramah anak.
Kini, tempat ini tak hanya dikunjungi warga lokal, tetapi juga wisatawan dari luar daerah seperti Jember dan Malang.
Baca Juga: Heboh CPNS 2026 Akan Dibuka Tahun Depan Ternyata Begini Fakta Aslinya Menurut Pemerintah
Sungai Jernih dan Udara Sejuk Jadi Daya Tarik Utama
Keunikan Kalipinusan terletak pada aliran sungainya yang bersih dan tenang, mengalir di antara hamparan pohon pinus menjulang tinggi. Air yang jernih membentuk kolam alami dangkal yang aman untuk bermain anak-anak.
Sementara suara gemericik air dan hembusan angin dari hutan pinus menciptakan suasana relaksasi alami yang sulit ditandingi.
Bagi banyak wisatawan, Kalipinusan menjadi tempat sempurna untuk healing dari penatnya rutinitas kota.
Tanpa perlu jauh-jauh ke dataran tinggi, udara di sini sudah cukup sejuk dan menyegarkan — bahkan saat siang hari.
Ramah Anak dan Instagramable, Dua Alasan Wisata Ini Viral
Tak hanya soal keindahan alam, Kalipinusan juga menawarkan konsep wisata yang aman dan ramah anak. Kolam alami dari aliran sungai dibuat landai, cocok untuk anak kecil bermain air. Beberapa area juga disediakan gazebo untuk tempat istirahat dan piknik keluarga.
Selain itu, wisata ini juga kaya spot foto estetik. Mulai dari jembatan bambu, bebatuan alami di pinggir sungai, hingga latar pepohonan pinus yang tinggi menjulang.
Tak heran, unggahan wisatawan di media sosial membuat Kalipinusan cepat viral sebagai “hidden gem baru di Lumajang”.
Gotong Royong Warga Jadi Kunci Sukses Kalipinusan
Di balik pesona Kalipinusan, ada cerita inspiratif tentang semangat warga desa. Mereka bersama-sama mengelola kawasan wisata ini dengan prinsip ramah lingkungan.
Tempat sampah tersedia di banyak titik, dan kesadaran pengunjung untuk menjaga kebersihan sangat tinggi.
Pendekatan berbasis komunitas ini membuat Kalipinusan bukan sekadar destinasi wisata, tapi juga contoh nyata keberhasilan desa mengelola potensi lokal secara mandiri.
Dari Sungai Biasa Jadi Destinasi Viral di Jawa Timur
Dalam waktu singkat, Kalipinusan berhasil menempatkan Desa Candipuro di peta wisata Jawa Timur.
Setelah Tumpak Selo dan Goa Tetes, kini Kalipinusan menjadi ikon baru wisata alam Lumajang yang menggabungkan keindahan alam, edukasi lingkungan, dan kenyamanan keluarga.
Bagi yang mencari tempat healing alami tanpa biaya mahal, Kalipinusan Poncosumo di Candipuro, Lumajang adalah jawabannya.
Suasananya sejuk, alamnya menenangkan, dan yang paling penting — semua keindahan itu dikelola dengan penuh cinta oleh warga desa sendiri.
Tips Berkunjung ke Kalipinusan
-
Datanglah pagi hari agar bisa menikmati udara segar dan suasana hening.
-
Gunakan alas kaki anti-slip karena beberapa bagian sungai agak licin.
-
Jangan lupa bawa kamera atau ponsel, karena setiap sudutnya sayang untuk tidak diabadikan.
-
Selalu jaga kebersihan agar pesona alami Kalipinusan tetap terjaga.
Kalipinusan Candipuro bukan sekadar tempat wisata, tapi juga simbol kebangkitan wisata desa berbasis alam dan gotong royong.
Dengan keindahan sungai jernih, udara sejuk, dan keramahan warga, Lumajang kini punya destinasi yang siap bersaing dengan wisata alam populer lainnya di Jawa Timur. (hasan)
Editor : Hasan Bashri