RadarMadura.id— Tak banyak yang tahu bahwa hamparan hijau dan bunga warna-warni di Taman Harmoni Surabaya dulunya adalah tempat pembuangan sampah akhir.
Dari kawasan yang identik dengan bau dan limbah, kini berubah total menjadi taman kota terbesar di Surabaya dengan luas 40 hektare.
Transformasi ini bukan sekadar proyek tata kota, tapi bukti nyata bagaimana Surabaya mengubah wajah kotanya menuju arah yang lebih hijau, bersih, dan berkelanjutan.
Dari TPA Keputih yang sunyi, kini menjadi destinasi wisata yang selalu ramai setiap akhir pekan.
Harmoni Dunia di Tengah Kota
Yang membuat Taman Harmoni berbeda dari taman kota lain adalah konsepnya yang unik: Harmony of The World.
Bayangkan, di satu lokasi Anda bisa menemukan nuansa Asia, Eropa, Amerika, Australia, hingga Antartika dalam versi taman tematik yang tertata rapi dan estetik.
Bunga matahari yang berjejer, lorong bambu teduh, bunga sakura buatan, dan taman bunga beraneka warna menjadikan setiap sudut taman ini seolah dirancang untuk difoto.
Tak heran jika tempat ini jadi langganan spot prewedding, konten kreator, hingga keluarga muda yang ingin liburan murah tapi berkelas.
Gratis, Tapi Seperti Masuk Dunia Fantasi
Siapa sangka taman seindah ini bisa dinikmati tanpa tiket masuk? Ya, Taman Harmoni Surabaya masih gratis untuk umum! Pengunjung hanya perlu membayar parkir Rp3.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil.
Meski gratis, pengalaman yang ditawarkan jauh dari kata biasa. Anda bisa jogging di bawah pepohonan rindang, piknik bersama keluarga, hingga berfoto di spot tematik ala luar negeri.
Pemerintah Kota Surabaya bahkan berencana menambah nilai plus dengan tiket masuk Rp15.000–Rp20.000 yang nantinya bisa ditukar voucher kuliner UMKM di dalam taman.
Konsep ini tak hanya mendukung ekonomi lokal, tapi juga membuat taman ini makin hidup dan berkelanjutan.
Fasilitas Edukatif yang Tak Membosankan
Selain panorama yang indah, fasilitas di Taman Harmoni juga dirancang untuk mengedukasi sekaligus menghibur.
Anak-anak bisa bermain di playground tematik sesuai usia, berinteraksi dengan hewan di zona satwa kecil, atau mencoba menunggang kuda poni dan flying fox di area outbound.
Ada juga Zona Lalu Lintas Anak, tempat si kecil belajar mengenal rambu jalan sambil berkendara dengan ATV mini.
Dan kalau mulai lapar, tinggal melipir ke Pasar Ngisor Pring (Sorpring) — area kuliner di bawah hutan bambu dengan deretan makanan khas Surabaya dan jajanan UMKM yang menggugah selera.
Tak lupa fasilitas umum seperti gazebo, mushola, toilet, hingga area piknik yang nyaman membuat pengunjung betah berlama-lama.
Lokasi Strategis dan Ramah Keluarga
Taman Harmoni berada di Jalan Keputih Tegal Timur II No. 249, Sukolilo, tak jauh dari pusat kota. Letaknya yang berdekatan dengan kawasan kampus membuat taman ini mudah dijangkau baik dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.
Rute jalan menuju lokasi sudah tertata rapi, dan area parkirnya luas. Waktu terbaik untuk datang adalah pagi atau sore hari, ketika cahaya matahari lembut dan taman sedang berada di titik paling fotogenik.
Lebih dari Sekadar Taman, Simbol Perubahan Kota
Keberadaan Taman Harmoni tidak hanya menambah destinasi wisata, tetapi juga menjadi simbol perubahan wajah Surabaya.
Dari kota industri yang panas dan padat, kini menjelma menjadi kota hijau dengan ruang publik yang memberi ruang bagi warganya untuk bernafas, bermain, dan belajar.
Taman ini mengajarkan bahwa keindahan bisa tumbuh dari bekas luka lingkungan. Dari tumpukan sampah kini berdiri taman yang menumbuhkan harapan.
Yuk, Rasakan Sendiri Harmoni di Jantung Surabaya!
Tak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk menikmati taman bertema dunia, karena semuanya ada di sini.
Dengan konsep unik, udara segar, dan fasilitas lengkap, Taman Harmoni Surabaya menjadi destinasi yang sempurna untuk liburan, berolahraga, atau sekadar melepas penat.
Datanglah bersama keluarga, bawa kamera terbaik, dan biarkan setiap sudut taman ini mengingatkan bahwa harmoni sejati dimulai dari lingkungan yang kita rawat bersama. (Hasan)
Editor : Hasan Bashri